RENGAT (RIAUPOS.CO) - Pembangunan jembatan Merah Putih Presisi di Jalan Pengairan Dusun V Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tuntas.
Jembatan Merah Putih Presisi dinilai memiliki peran penting bagi kehidupan warga di daerah itu. Karena jembatan itu menghubungkan antar desa dengan kelurahan di dua kecamatan.
Desa dan kelurahan yang terhubung itu yakni Desa Talang Jerinjing di Kecamatan Rengat Barat dengan Kelurahan Sekip Hilir di Kecamatan Rengat.
"Alhamdulillah, secara bertahap, akhirnya jembatan Merah Putih Presisi dapat tuntas," ujar Kapolsek Rengat Barat, Kompol Amriadi SH, Ahad (7/6/2026).
Menurutnya, pembangunan jembatan Merah Putih Presisi kali ini, bukan sekadar membangun sebuah jembatan biasa. Melainkan, menjembatani peradaban menggapai harapan bagi warga di dua daerah tersebut.
Dimana, keberadaan jembatan itu menjadi jalur utama yang selama ini menopang aktivitas dan denyut kehidupan masyarakat sekitar. Bahkan, di balik pembangunan jembatan itu tersimpan harapan ratusan masyarakat yang menggantungkan akses kehidupan pada jalur tersebut.
Baca Juga: Angin Puting Beliung Tumbangkan Tiang Listrik di Desa Api-Api Kecamatan Bandar Laksamana
Secara rinci disampaikannya, dari arah jalan Kelurahan Sekip Hilir terdapat 58 KK, dari arah jalan menuju Kelurahan Pematang Reba sebanyak 76 KK dan dari arah Jalan Sosial Desa Talang Jerinjing sebanyak 25 KK. "Jumlah penduduk di arah menuju jembatan tersebut mencapai lebih 550 jiwa," ungkapnya.
Selian itu, setiap hari jembatan tersebut menjadi saksi perjuangan masyarakat dalam mencari nafkah. Jalan yang dilalui bukan sekadar akses biasa, tetapi jalan kehidupan bagi para petani untuk mengangkut hasil pertanian demi memenuhi kebutuhan keluarga dan menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat.
Namun lebih dari sekadar jalur ekonomi, jembatan Merah Putih Presisi juga menjadi jalan menuju mimpi-mimpi anak bangsa. Sekitar satu kilometer dari lokasi jembatan terdapat SDN 017 Suku Terasing Kelas Jauh Desa Talang Jerinjing.
Baca Juga: Wako Agung Nugroho dan Ribuan Warga Meriahkan HUT Ke-242 Pekanbaru di Kulim
Bagi anak-anak di sekitar wilayah tersebut, jembatan itu bukan hanya tempat melintas, melainkan penyambung langkah kecil mereka menuju sekolah. "Jembatan itu untuk memudahkan anak-anak menuju sekolahnya," beber Amriadi.(kas)
Editor : M. Erizal