Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Warga Pangkalan Kasai Inhu Tenggelam di Sungai Cenaku Akhirnya Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia 

Raja Kasmedi • Kamis, 11 Juni 2026 | 12:48 WIB
Petugas bersama warga saat mengevakuasi Muhammad Fattah Athoriq alias Denis korban tenggelam di Sungai Cenaku, Rabu (10/6/2026). (BPBD Inhu untuk Riaupos.co)
Petugas bersama warga saat mengevakuasi Muhammad Fattah Athoriq alias Denis korban tenggelam di Sungai Cenaku, Rabu (10/6/2026). (BPBD Inhu untuk Riaupos.co)

 


RENGAT (RIAUPOS.CO) - Muhammad Fattah Athoriq alias Denis (11) akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (10/6/2026) sekira pukul 22.23 WIB.

Korban sebelumnya tenggelam di Sungai Cenaku, Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada Rabu (10/6/2026) sekira pukul 14.30 WIB. 

"Alhamdulillah, setelah dilakukan pencarian sekitar delapan jam lebih, akhirnya korban berhasil ditemukan," ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhu, Mulyadi S Sos, Kamis (11/6/2026).

Baca Juga: MTQ Riau dan Pacu Jalur Rayon II, DLH Kuansing Perkirakan 40 Ton Sampah Per Hari

Dijelaskannya, korban ditemukan di dalam air sungai dengan cara diselami oleh warga bersama petugas. Dimana, pencarian pada malam itu, ada sekitar 12 orang warga yang ikut langsung dalam pencarian.

Setelah korban berhasil ditemukan, langsung di bawa ke rumah duka di RT 024 RW 007, Gang Prabu Kelurahan Pangkalan Kasai. "Setelah di bawa ke rumah duka, warga setempat langsung menyiapkan prosesi pemakaman," ungkapnya.

Ketika ditanya, apakah korban selama ini bisa berenang. Kalaksa menyampaikan bahwa, korban diketahui selama ini bisa berenang. Hanya saja, saat kejadian itu, korban terjebak arus deras. 

Baca Juga: Demokrat Tolak Tuduhan Korupsi BGN

"Korban diperkirakan mengalami lemas, setelah sempat membantu rekannya ditambah lagi arus air sungai cukup deras hingga akhirnya tenggelam,' terang Kalaksa BPBD Inhu.

Sebagai mana diberitakan sebelumnya, seperti disampaikan Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran SH bahwa, dari keterangan sejumlah saksi, sekira pukul 14.00 WIB korban bersama satu orang rekannya atas nama Diki berangkat dari rumah menuju rumah rekannya atas nama Danu. Mereka berencana untuk bermain bola.

Hanya saja, ketika sesampainya dirumah Danu, korban mengajak dua orang rekannya itu untuk mandi disungai Cenaku. Kemudian dua orang rekannya mengikuti kemauan korban.

Baca Juga: Realisasi PAD DPMPTSP Kampar Belum Capai 15 Persen 

Pada saat mandi di Sungai Cenaku, salah seorang rekan korban terpeleset dari tepi Sungai Cenaku dan masuk pada areal yang dalam. Kemudian melihat hal tersebut korban mencoba membantu dengan terjun ke areal sungai yang dalam tersebut.

Saat menolong rekannya, korban terjebak ke lokasi air sungai yang cukup dalam dan deras. Walupun sebelumnya korban sempat menolong dan mencoba berpegang pada bagian perut rekannya.

Bahkan, rekannya yang ditolong dapat memegang pada kayu kecil. "Rekannya dapat selamat, tetapi tidak kuat memegang tangan korban dan beberapa saat kemudian hanyut terbawa arus sungai," sebut Misran.(kas)

Editor : M. Erizal
#tenggelam di sungai cenaku #tenggelam #korban tenggelam ditemukan sudah meninggal