RENGAT (RIAUPOS.CO) -- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Suci Rahmiani Ade SSos MSI mendukung penuh pencegahan dan penanganan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di daerah itu. Bahkan, siap bersinergi dengan pemerintah daerah.
Hal itu disampaikannya pada acara sosialisasi pencegahan dan penanganan LGBT yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Inhu, akhir pekan kemarin. Pada kesempatan itu juga hadir sejumlah pengurus PKK Kabupaten Inhu serta pihak terkait lainnya.
"Persoalan LGBT merupakan PR bagi kita bersama. TP PKK Inhu siap membantu menyosialisasikan kepada para ibu dan masyarakat," ujar Suci Rahmiani Ade.
Baca Juga: Alhamdulillah, Jemaah Haji Inhu Tiba di Batam dengan Selamat
Untuk itu, pihaknya, mengapresiasi Kesbangpol yang telah menginisiasi kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanganan LGBT yang diselenggarakan oleh Kesbangpol. Sehingga dari sosialisasi itu, akan dapat diketahui peran masing-masing pihak dan lembaga untuk pencegahan dan penanganan LGBT.
Ke depan harapnya, melalui kegiatan itu diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan keluarga dalam meningkatkan pemahaman masyarakat serta memperkuat upaya pencegahan terhadap berbagai pengaruh negatif di lingkungan sosial.
"Ketika pemerintah daerah bersama semua elemen masyarakat, tentunya PR besar terhadap pencegahan LGBT akan dapat terpecahkan. Diharapkan Kabupaten Inhu dapat bebas dari LGB," harapnya.
Baca Juga: Antisipasi Kecelakaan di Jalan Tol, Hutama Karya Rutin Laksanakan Operasi Microsleep
Dalam pada itu, Kepala Badan Kesbangpol Inhu, Joni Maryanto SPI MSI mengatakan bahwa, sosialisasi kali ini merupakan upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pencegahan dan penanganan LGBT.
Sehingga ketika semua pihak khususnya masyarakat sudah memahami tentang bahaya LGBT, tentukan dapat membantu secara bersama-sama untuk memeranginya. "Apa yang disosialisasikan itu, diharapkan dapat diteruskan hingga ke tingkat desa melalui peran aktif berbagai elemen masyarakat," harap Joni Maryanto.
Editor : Rinaldi