RENGAT (RIAUPOS.CO) - Calon murid baru yang akan mendaftar ke Sekolah Tingkat Atas (SMA) sederajat masih ada waktu selama dua hari. Bahkan, jika calon murid baru tidak diterima di sekolah favorit, masih ada waktu untuk mendaftar di sekolah lain.
Pantauan Riaupos.co di sejumlah sekolah favorit dalam wilayah Kabupaten Inhu, seperti di SMAN 1 Rengat. Pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang berhasil mendaftar sebanyak 413 orang setelah melalui verifikasi yang dilakukan panitia SPMB di SMAN 1 Rengat.
Sementara daya tampung di SMAN 1 Rengat pada tahun ajaran 2026/2027 sebanyak 392 orang atau untuk tujuh ruangan.
Baca Juga: Hujan Lebat Guyur Kota Bangkinang Kampar, Sejumlah Ruas Jalan Tergenang Air
"Calon murid baru yang mendaftar cukup banyak. Bahkan, melebihi daya tampung. Namun setelah di verifikasi terdapat sebanyak 413 orang dan berpeluang masih ada yang ditolak," ujar Ketua Panitia SPMB SMAN 1 Rengat, Syafatmah Kumara Dewi, Rabu (17/6/2026).
Penerimaan murid baru sambungnya, masih dibuka hingga Jumat (19/6/2026) mendatang. Namun bagi calon murid baru yang tidak memenuhi ketentuan untuk di terima di SMAN 1 Rengat, pihaknya sudah menghubungi dan mengarahkan ke sekolah lain.
Sehingga, calon murid baru yang tidak dapat diterima tetap dapat melanjutkan pendidikan dan mendaftar di sekolah lain. "Kuota yang ada, sesuai dengan daya tampung dan ketersediaan ruangan yang ada di SMAN 1 Rengat," sebutnya.
Baca Juga: Tertibkan Aktivitas PETI di Area PT KTBM, Polres Kuansing Musnahkan 33 Unit Rakit
Kemudian di SMAN 1 Rengat yang sudah berhasil mendaftar dan diverifikasi sebanyak 378. Sedangkan kuato calon murid baru sebanyak 431 orang. "Bagi calon murid baru yang tidak bisa mendaftar secara online, panitia SPMB SMKN 1 Rengat juga dapat membantu secara offline," ujar Kepala SMKN 1 Rengat, Suriati SPd MPD.
Dalam pada itu, Kepala Cabang Dinas Wilayah IV Dinas Pendidikan Provinsi Riau dikonfirmasi melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Leni Rosa SE mengatakan bahwa, pelaksanaan SPMB tahun 2026/2027 dinilai berjalan lancar.
Namun demikian sebut Leni Rosa, pihaknya juga menerima sejumlah keluhan dan laporan warga tentang SPMB. "Laporan yang kami terima pada umumnya tentang jalur domisili," ujar Leni Rosa.
Baca Juga: Ahli Pidana Perkara Korupsi Abdul Wahid Cs Sebut Pemerasan Tidak Lepas dari Relasi Kuasa
Dijelaskannya, calon murid baru tidak diterima lantaran domisilinya tidak sesuai dengan sekolah yang dituju. Bahkan, ada Kartu Keluarga (KK) calon murid baru yang lambat disesuaikan dengan tempat tinggal saat ini.
Untuk itu imbaunya, kepada calon murid yang belum berhasil mendaftar di sekolah yang dituju, hendaknya memanfaatkan waktu yang tersisa. Karena masih ada dua hari untuk mendaftar ke sekolah lain.
"Semoga pada masa pendaftaran ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh calon murid baru," harapnya.(kas)
Editor : M. Erizal