Bahas Upaya Peningkatan PAD, Bapenda Inhu Terapkan Sembilan Langkah Strategi Utama

Raja Kasmedi • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 20:30 WIB
Wabup Inhu Ir H Hendrizal foto bersama dengan Plt Bapenda, Syaiful Bahri dan staf usai rapat membahas berbagai langkah strategis peningkatkan PAD, Jumat (24/7/2026). (Diskominfotik Inhu untuk Riaupos.co)
Wabup Inhu Ir H Hendrizal foto bersama dengan Plt Bapenda, Syaiful Bahri dan staf usai rapat membahas berbagai langkah strategis peningkatkan PAD, Jumat (24/7/2026). (Diskominfotik Inhu untuk Riaupos.co)

 
RENGAT (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu dalam upaya memperkuat kemandirian fiskal daerah dan mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Inhu.

Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Inhu Ir H Hendrizal S.Sos MSI. Sementara rapat tersebut dipimpin oleh Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Inhu, Syaiful Bahri S.Sos.

Plt Kepala Bapenda Syaiful Bahri mengatakan,  bahwa hingga 15 Juli 2026, realisasi PAD Kabupaten Inhu telah mencapai 50,43 persen dari target yang ditetapkan. 

Baca Juga: Ketua RT/RW di Pekanbaru Bakal Diberi Handphone, Pelantikan Dimulai dari Senapelan

"Capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya yang terus dilakukan Bapenda bersama perangkat daerah terkait," ujar Syaiful Bahri, Jumat (24/7/2026).

Untuk mengoptimalkan penerimaan daerah, Bapenda menerapkan sembilan strategi utama, diantaranya intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah, digitalisasi layanan perpajakan, pengawasan berbasis teknologi melalui pemasangan alat perekam transaksi pada sejumlah pelaku usaha.

Kemudian, optimalisasi retribusi daerah, pemanfaatan aset daerah, penguatan kerja sama dengan pemerintah desa dan kecamatan, edukasi kepada masyarakat, serta pemberian insentif guna meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Baca Juga: Mencari Lokan di Lumpur Mangrove, Belajar Menjaga yang Tersisa

Syaiful Bahri juga menyampaikan bahwa, sinergi dengan seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam menggali potensi pendapatan daerah secara optimal.

Sementara itu, Wabup Hendrizal mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan Bapenda dalam meningkatkan PAD Kabupaten Inhu. Menurutnya, optimalisasi PAD merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh perangkat daerah.

"Potensi pendapatan yang ada harus terus digali secara maksimal sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan kerja sama dan komitmen seluruh pihak, saya optimistis target PAD Tahun 2026 dapat tercapai," ucap Hendrizal.

Baca Juga: Sepekan, Polres Kuansing Tindak 10 Lokasi PETI dan Musnahkan 24 Unit Rakit

Ia berharap peningkatan PAD dapat memperkuat kemampuan keuangan daerah sehingga pelaksanaan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. 

"Ketika PAD maksimal, tentunya pelayanan dapat berjalan lebih optimal demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Inhu," bebernya. (kas)

Editor : M. Erizal
strategi utama pendapatan asli daerah (PAD) pemkab inhu