Tracing TB Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis, Diskes Inhu Targetkan Skrining 7.300 Warga di 73 Lokus

Raja Kasmedi • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 11:32 WIB
Pihak Dinas Kesehatan Inhu memberikan sosialisasi dan pelaksanaan TB CKG secara gratis, baru-baru ini. (Foto Diskes Inhu)
Pihak Dinas Kesehatan Inhu memberikan sosialisasi dan pelaksanaan TB CKG secara gratis, baru-baru ini. (Foto Diskes Inhu)

RENGAT (RIAUPOS.CO) -- Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terus berkomitmen mendukung pelaksanaan program prioritas Presiden Republik Indonesia (RI). Dimana, dukungan itu terhadap kegiatan Tracing Tuberkulosis (TB) Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Untuk mensukseskan kegiatan tersebut, Kabupaten Inhu mendapat alokasi sebanyak 73 lokus pelaksanaan dengan target 100 orang pada setiap lokus. Sehingga total sasaran mencapai 7.300 orang.

Demikian disampaikan Plt Kepala Diskes Inhu Indrawansyah SE MSI melalui Sekretaris Sandra SKM MKM, Senin (3/8/2026). "Pelaksanaan kegiatan melibatkan 20 Puskesmas serta Rumah Tahanan (Rutan) sebagai lokasi pelayanan skrining dan penemuan kasus Tuberkulosis secara aktif," ujarnya.

Baca Juga: Parade Musik dan Bazar UMKM, Wadah Kreativitas dan Penggerak Ekonomi

Program itu sebutnya, bertujuan meningkatkan penemuan kasus TB sedini mungkin melalui skrining kepada kelompok yang memiliki risiko tinggi. Di antara pemilik risiko itu yakni, kontak serumah pasien TB, kontak erat masyarakat dengan gejala TB, penderita penyakit penyerta seperti diabetes melitus, lansia, perokok, masyarakat di wilayah padat penduduk, hingga warga binaan pemasyarakatan.

Selain Skrining Tuberkulosis, masyarakat sambungnya, juga memperoleh layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang meliputi pemeriksaan kondisi kesehatan dasar, identifikasi faktor risiko penyakit, edukasi kesehatan, serta tindak lanjut. "Apabila ditemukan masalah kesehatan, pendekatan diharapkan mampu memperkuat pelayanan kesehatan promotif dan preventif di tingkat masyarakat," sebutnya.

Untuk itu katanya, keberhasilan eliminasi TB memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Sedangkan pelaksanaan TB CKG merupakan langkah nyata pemerintah dalam mempercepat penemuan kasus Tuberkulosis sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. 

Baca Juga: Berpotensi Hujan, Riau Sumbang 38 Hotspot di Pulau Sumatera 

"Kami mengajak seluruh masyarakat yang menjadi sasaran untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Semakin dini TB ditemukan, semakin cepat pengobatan dapat dilakukan sehingga risiko penularan dapat ditekan," harapnya.

Lebih jauh disampaikannya, program cek kesehatan gratis merupakan salah satu program prioritas Presiden RI yang menitikberatkan pada deteksi dini penyakit, pencegahan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. Bahkan, pelayanan kesehatan tersebut mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. 

"Kami berharap dukungan pemerintah desa, kecamatan, pemuka masyarakat, kader kesehatan dan seluruh masyarakat agar target pemeriksaan di seluruh lokus dapat tercapai. Sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tujuan nasional menuju Eliminasi Tuberkulosis 2030 dapat diwujudkan," harapnya.

 

Editor : Rinaldi
tracing tb cek kesehatan diskes inhu