RENGAT (RIAUPOS.CO) - Sebanyak 10 sekolah tingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berpeluang mendapatkan program revitalisasi dari Kemendikdasmen pada tahun 2026. Bahkan, tahapannya sudah pada finalisasi dokumen perencanaan dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Demikian disampaikan Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Inhu, Joni Maryanto SPi MSI .
"Alhamdulillah, ada peluang untuk mendapatkan program revitalisasi sekolah dari Kemendikdasmen," ujar Joni Maryanto, Selasa (4/8/2026).
Peluang untuk mendapatkan program revitalisasi sekolah itu sebutnya, sebanyak 10 kepala sekolah sudah hadir langsung ke Kemendikdasmen. Kehadiran kepala sekolah tersebut dalam rangka bimbingan teknis dan finalisasi dokumen perencanaan dan PKS.
Baca Juga: Melompat dari Jembatan Rantau Berangin, Pria Asal Siak Tenggelam di Sungai Kampar
Memang sebutnya, pengajuan untuk mendapatkan program revitalisasi tersebut, sebelumnya telah diusulkan untuk sebanyak 34 sekolah. Namun pada akhirnya, ada 10 sekolah tingkat SDN berpeluang untuk mendapatkan program revitalisasi di tahun 2026.
Makanya dengan kondisi yang ada, Plh Kadisdikbud kembali meminta bawahannya untuk mengecek dan mensinkronkan data kondisi sekolah dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Sehingga untuk pengajuan berikutnya tidak ada yang ditolak atau di tunda.
Bahkan, ketika dilakukan verifikasi oleh tim, tidak ada kendala "Dengan kondisi keuangan daerah saat ini, tentunya program revitalisasi oleh Pemerintah Pusat, harus dijemput dan dikejar," sebutnya.
Baca Juga: Polisi Kantongi Nama Calon Tersangka Dugaan Korupsi Jembatan Air Hitam Rokan Hilir
Karena sambungnya, revitalisasi sekolah merupakan program pemerintah untuk memperbaiki, merenovasi, dan melengkapi fasilitas belajar. Fokus utamanya mencakup perbaikan ruang kelas yang rusak, pembangunan toilet yang layak, serta penyediaan sarana dan prasarana agar lingkungan belajar menjadi aman dan nyaman.(kas)
Editor : Edwar Yaman