RENGAT (RIAUPOS.CO) -- Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) belum sepenuhnya berhasil dipadamkan, Selasa (11/8/2026). Tim gabungan dari Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD-PKP, BBKSDA dan RPK perusahaan masih berjibaku memadamkan Karhutla di daerah itu.
Bahkan, tim gabungan belum bisa menyentuh dan menjangkau areal yang terbakar akibat belum ada akses jalan di bagian Timur. "Operasi pemadaman belum tuntas, akan dilakukan pemadaman lanjutan," ujar Kepala Daerah Operasional (KDOPS) Manggala Agni Sumatera VII Rengat, Muhammad Ilham Sidik, Selasa (11/82026).
Dijelaskannya, progres pengerjaan pada operasi pemadaman yang dilakukan tim gabungan hingga Selasa atau hari ke sembilan dengan cara membuat sekat bakar. Bahkan, sudah terbangun sepanjang 1 km, 7 titik embung di bagian Utara.
Baca Juga: Selama Sepekan, Sudah Tiga Tersangka Karhutla Diamankan Polres Inhu
Sehingga api di posisi sebelah Utara, sebagian sudah terkendali. "Luas lahan yang terbakar masih dalam perhitungan. Sedangkan luas lahan yang berhasil dipadamkan sudah mencapai 13,9 hektare," ucapnya.
Jenis tanah pada lahan yang terbakar merupakan jenis gambut. Kemudian pada lahan tersebut terdapat semak belukar dan perkebunan kelapa sawit masyarakat.
Kemudian sebutnya, tim gabungan pada pelaksanaan pemadaman dengan pola serang langsung dari arah Utara dan Barat. Pola tersebut dilakukan untuk memotong penjalaran api. Bahkan, pada bagian Utara sudah terjangkau mencapai 1 Km dan sekat bakar masih dilanjutkan.
Baca Juga: Telusuri Aliran PETI, Polda Riau Geledah Toko Emas di Pasir Putih
Tim gabungan masih menemukan sejumlah kendala pemadaman, seperti di bagian Timur yang belum bisa terjangkau akibat belum ada akses jalan dengan sisa sekat bakar mencapai 1 Km. Selain itu, tim gabungan terkendala sumber air yang bersumber dari parit atau kanal dan embung.
Kendala lainnya, berupa kondisi angin yang bertiup kencang dan bahan bakar masih padat. "Akses masuk ke kepala api yang belum terbuka sepenuhnya, kondisi sumber air yang mulai mengering," sambungnya.
Lebih jauh disampaikannya, posisi tim sudah disebar di sisi Utara, Barat dan Selatan untuk pemadaman lebih lanjut. "Operasi pemadaman belum tuntas, akan dilakukan pemadaman lanjutan," terangnya.
Editor : Rinaldi