INDRAGIRI HULU (RIAUPOS.CO) - Upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia (RI) berlangsung khid-mat di Ruang Terbuka Hijau (RTH), Senin (17/8). Bertindak selalu inspektur upacara, Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Ade Agus Hartanto SSos MSi.
Upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI 2026 juga dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Inhu, Ir H Hendrizal MSI beserta istri, Ketua TP PKK Inhu Suci Rahmiani SSos MSi, Ketua DPRD Inhu Sabtu Pradansyah Sinurat, Forkopimda Inhu serta undangan lainnya.
Bupati Inhu didampingi istri beserta rombongan tiba di lokasi upacara sekira pukul 09.45 WIB. Bupati beserta rombongan dan undangan lainnya duduk dipanggung utama.
Baca Juga: 571 WBP Rutan Kelas II B Rengat Dapat Remisi, Terbanyak dari Kasus Narkotika, 4 Orang Langsung Bebas
Bertindak selaku perwira upacara, Kapten Arhanud Hendrik SH MH, lahir di Tasikmalaya 18 Mei 1980. Merupakan lulusan, Diktukpa TNI Angkatan Darat tahun 2017. Jabatan saat sebagai perwira personalia, Kodim 0302 Inhu.
Kemudian bertindak selaku komandan upacara, Lettu Infantri Martin Tambunan lahir di Pematang Siantar pada 12 Desember 1984. Ia merupakan lulusan Secapa TNI AD angkatan 30 tahun 2021. Saat ini menjabat sebagai Komandan Kompi Senapan B Yonif TP 850 Srindit Chakti.
Selanjutnya, bertindak selaku komandan pasukan Paskibraka, Sertu David Supranto Manulang lahir di Bandar Pasir Mandoge, pada 26 Juni 1999. Ia merupakan lulusan Dikmaba TNI Angkatan Darat angkatan 26 tahun 2019. Saat ini menjabat sebagai Bintara Intel TNI Angkatan Darat, Kodim 0302 Inhu.
Baca Juga: Semarak HUT ke-81 RI di Balik Jeruji, WBP Rutan Rengat Antusias Ikuti Berbagai Perlombaan
Sementara pembacaan teks proklamasi kemerdekaan RI dibacakan Ketua DPRD Kabupaten Inhu Sabtu Pradansyah Sinurat. Usai pembacaan teks proklamasi, dilanjutkan dengan pengibaran sang merah putih oleh pasukan Paskibraka yang merupakan putra putri terbaik di bawah asuhan Kesbangpol Kabupaten Inhu.
Paskibraka dilatih selamat lebih kurang 10 hari dengan para pelatih, Iptu Purwanto SE, Aiptu Rahmayati SSos, Aipda Defri Afriadi, Serka Suandi Dmari Jaya Lubis dan Praka Tirto Kurniawan.
Bertugas sebagai komandan kelompok Paskibraka yakni, Restu Alfiansyah Akbar dari SMAN 1 Seberida. Dia merupakan putra dari Ivan Royen dan Tina Lestina.
Baca Juga: Pekan Depan, Bulog Rengat Salurkan Bantuan Pangan kepada Puluhan Ribu Penerima
Penggerek bendera di posisi kanan Daffa Ufair Lubis dari SMAN 1 Pasir Penyu. Daffa merupakan putra dari Bony Saputra Lubis dan Dewi Monalisa. Posisi tengah Dava Putra Erlangga dari SMAN 1 Rengat yang merupakan putra dari Adha Pristiawan dan Rizki Kusuma Ningrum. Di posisi kiri atau sebagai pembentangan bendera Muhammad Daffa Zuliansyah dari MA YPAIR yang merupakan putra dari Aspan dan Annur Rismawati.
Sedangkan bertugas sebagai pembawa sang merah putih atau pembawa baki pada pengibaran bendahara yakni Jia Nursiya Ramadhani dari dari SMAN 1 Rengat yang merupakan putri dari Tri Agus Saputra yang biasa disapa Irish dan Juwita Fatmawati.
Sementara bertindak sebagai pembawa baki pada penurunan bendera yakni Nastiti Griselda Ningrum dari SMAN 1 Sungai Lala. Nastiti Griselda Ningrum merupakan anak dari pasangan Hadi Setiawan dan Romaida.
Baca Juga: Pekan Depan, Bulog Rengat Salurkan Bantuan Pangan kepada Puluhan Ribu Penerima
Paskibraka dapat menjalankan tugasnya dengan penuh sungguh-sungguh dan upacara berlangsung khidmat. Bahkan, saat penaikan bendera sang merah putih sampai di puncak tiang bersamaan dengan berakhirnya lagu “Indonesia Raya”.
Usai pengibaran bendera merah putih, Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto dan Wabup Inhu, H Hendrizal langsung turun dari panggung utama memberikan selamat kepada komandan upacara, Lettu Infantri Martin Tambunan.
Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto usai pengibaran sang merah putih mengatakan, pelaksanaan upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI berjalan sempurna sesuai harapan. “Terima kasih kepada pelatih dan anggota Paskibraka yang sudah menjalankan tugas dengan sempurna,” ucap Ade Agus Hartanto.
Baca Juga: Hati-hati Meminjamkan Sepeda Motor, Warga Kelayang Inhu Sudah jadi Korban
Pelaksanaan upacara peringatan detik-detik proklamasi itu merupakan kerja keras semua pihak. Sehingga melalui kerja sama yang baik, upacara dapat terselenggara dengan baik. “Terima kasih kepada panitia dan pihak lainnya yang sudah bekerja sungguh-sungguh,” katanya.
Usai peringatan HUT ke-81 RI, sambung Ade Agus Hartanto, tugas utama sebagai anak bangsa tidak lain untuk melanjutkan semangat gotong royong. Di mana, semangat gotong royong itu dimulai dari tingkat yang lebih kecil hingga ketingkat yang lebih besar.
Karena dengan menghidupkan kembali gotong royong, akan mampu menuntaskan pekerjaan yang berat menjadi ringan. “Gotong royong kita mulai dari tingkat RT hingga ke tingkat kabupaten dengan istilah ‘berat sama dipikul ringan sama dijinjing’,” tegasnya.
Baca Juga: Jumlah Kursi di DPRD Inhu Bertambah
Selain itu, pada peringatan HUT ke-81 tahun ini, Bupati Inhu mengajak semua lapisan untuk terus menjaga persatuan. Menjaga persatuan berupa mempererat kebersamaan dan kerukunan antarwarga tanpa memandang perbedaan.
Kemudian kepada semua pihak agar dapat mewujudkan kerja nyata. Di mana, bekerja dan berkarya yang dimaksud, memberikan kontribusi terbaik melalui profesi, pendidikan, atau pelayanan kepada masyarakat.
Lebih jauh disampaikanmya, dengan persatuan dan kerja nyata dilakukan dapat membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. “Mendukung kemajuan daerah dan nasional secara berkelanjutan demi mewujudkan cita-cita kemerdekaan,” beber Ade Agus Hartanto.
Baca Juga: Jumlah Penduduk Inhu 502.040 Jiwa, Kursi DPRD Bertambah Jadi 45, Dapil Pileg DPRD Riau Bisa Berubah
Orang tua Jia Nursiya Ramadhani selaku pembawa baki, Tri Agus Saputra yang biasa disapa Irish mengatakan, merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. “Keseharian Jia lebih terlihat kedisiplinannya. Sehingga berbagai pekerjaan yang diberikan, dilakukannya dengan penuh tanggungjawab,” ujar Irish.
Anak pasangan Tri Agus Saputra dan Juwita Fatmawati itu, pernah juara Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) tingkat Provinsi Riau pada tahun lalu. Bahkan, saat masih duduk dibuka SMP lalu aktif mengikuti dan terlibat sebagai Palang Merah Remaja (PMR).
Sebagai anak pertama, ternyata sejak di bangku SMP sudah bercita-cita sebagai Polisi Wanita (Polwan). “Sejak di bangku SMP sudah bercita-cita menjadi Polwan. Makanya tertarik menjadi anggota Paskibraka,” sebut Irish.
Baca Juga: Besok, Tahapan Peringatan HUT RI di Inhu Dimulai, Ditutup Hiburan Rakyat, Hadirkan Artis Sultan
Bupati Inhu Serahkan Remisi di Rutan Kelas II B Rengat
Dalam rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Bupati Ade Agus Hartanto juga melangsungkan pemberian remisi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B. Ada sebanyak 571 WBP di Rutan Kelas II B Rengat menerima remisi pada peringatan HUT RI tahun ini.
Secara rinci remisi itu di antaranya, Remisi Umum I (Remisi Umum) atau pengurangan sebagian masa pidana yakni, 1 bulan sebanyak 78 WBP, 2 bulan sebanyak 157 WBP, 3 bulan sebanyak 218 WBP, 4 bulan sebanyak 71 WBP, 5 bulan sebanyak 38 orang.
Kemudian RU II atau besaran remisi membuat sisa masa tahanan habis di antaranya, 1 bulan sebanyak 3 WBP, 3 bulan sebanyak 5 orang, 6 bulan sebanyak 1 orang. Sehingga terdapat 9 orang langsung bebas, namun 5 orang WBP masih ada penangguhan dan harus menjalani subsider.
Baca Juga: Tim Gabungan Masih Berjibaku, Karhutla di Desa Sungai Guntung Hilir Rengat Belum Padam
Untuk penyerahan remisi secara simbolis dilakukan Bupati Ade Agus Hartanto didampingi Wakil Bupati Inhu Ir H Hendrizal MSi dan Kepala Rutan Kelas IIB Rengat, Dedy Irawan AMd IP SH MH.
Pemberian remisi tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Nomor PAS-1455.PK.05.03 Tahun 2026 tentang Pemberian Remisi Umum tahun 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Inhu membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI. Dalam sambutannya, menteri menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh narapidana dan anak binaan yang memperoleh remisi dan pengurangan masa pidana pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Baca Juga: Dampak Karhutla di Desa Sungai Guntung Hilir Rengat, Kabut Asap Mulai Terlihat
Menteri menegaskan, pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku serta mengikuti program pembinaan dengan baik. Remisi juga diharapkan menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
Dalam sambutan tersebut, jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan juga didorong untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, pelayanan, serta pengabdian kepada masyarakat dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, kedisiplinan dan nilai-nilai kemanusiaan.
Mengakhiri sambutan, Bupati Inhu memberikan apresiasi kepada Kepala Rutan Kelas IIB Rengat beserta seluruh jajaran atas pelaksanaan pembinaan yang dinilai telah berjalan dengan baik, termasuk melalui program pemberdayaan dan kewirausahaan bagi warga binaan.
Baca Juga: Bersiap, Bulog Rengat Salurkan Bantuan Pangan Beras untuk 88.975 Keluarga di Inhu dan Kuansing
“Pembinaan yang dilakukan harus terus diarahkan agar warga binaan memiliki keterampilan dan kemampuan untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat,” ujar Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Inhu memberikan bantuan berupa peralatan olahraga dan pertanian. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan pembinaan, meningkatkan keterampilan dan produktivitas warga binaan, serta menjadi bekal positif selama menjalani masa pembinaan.(adv/kas)
Editor : Arif Oktafian