RENGAT (RIAUPOS.CO) - Tim gabungan mulai berhasil mengendalikan kepala api atas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Sungai Guntung Hilir Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Selasa (18/8/2026) kemarin. Namun masih menyisakan asap tipis dan bara yang tersebar di kawasan hutan yang terbakar.
Operasi pemadaman dilanjutkan dengan pola pendinginan pada Rabu (19/8/2026).
"Pada sisi Barat dan Utara sudah dapat terkendali. Untuk sisi Timur dan Selatan belum terkondisi secara maksimal," ujar Kepala Daerah Operasional (KDOPS) Manggala Agni Sumatera VII Rengat, Muhammad Ilham Sidik, Rabu (19/8/2026).
Baca Juga: CKG Baru Capai 218.717 Jiwa Wawako: Deteksi Dini Penyakit
Berdasarkan metode penafsiran Citra Satelite, luas Karhutla mencapai 434,35 hektare. Sejak dilakukan pemadaman dan hingga hari ke 16 Selasa, luas lahan yang berhasil dipadamkan mencapai lebih kurang 45 hektar. Sedangkan pada Selasa, luas yang berhasil dipadamkan mencapai 2 hektare.
Karhutla yang terjadi sebutnya, berada di atas lahan gambut. Selain itu, terdapat semak dan belukar.
"Kondisi lahan yang terbakar membuat proses pemadaman berlangsung lama," ungkapnya.
Baca Juga: Bankeu Pilkades 54 Desa di Rohul Belum Cair
Kemudian, sebutnya, tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni, TNI, Polri, BPBDPKP masih fokus serangan pemadam terhadap kepala api. Dimana, serangan itu fokus di sisi Utara dan Barat.
Selain itu, tim gabungan juga fokus melakukan pembersihan sisa bara pada bagian bawah gambut.
"Bara masih di posisi bawah akar tanaman yang masih menyimpan sebaran bara api di lantai hutan dan potensi penyalaan kembali," katanya.
Baca Juga: Guillermo Hoyos Sebut Lionel Messi Tenang setelah Kembali ke Inter Miami
Kendala pemadaman masih terdapat vegetasi padat, jangkauan posisi serang berada di bawah batang pohon cukup jauh. Begitu juga dengan sumber air yang cukup jauh yakni antara 300 hingga 500 meter. "Besok masih dilanjutkan dengan melakukan Mopping UP atau pendinginan dan penyisiran bara api sisa," terangnya.(kas)
Editor : Edwar Yaman