RENGAT (RIAUPOS.CO) -- Warga dua kecamatan di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) usulkan infrastruktur jalan dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kepada anggota DPRD Provinsi Riau, Dodi Nefeldi SH. Dua kecamatan dalam wilayah Kabupaten Inhu itu yakni Kecamatan Batang Cenaku dan Rakit Kulim.
"Jalan menuju jalan Lintas Timur dari desa kami belum memadai dan jauh. Sehingga sulit untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM), kalaupun ada di desa harganya cukup mahal," ujar seseorang pemuka masyarakat Kecamatan Rakit Kulim, Kasianto, Rabu (19/8/2026).
Penyampaian keluhan masyarakat di dua kecamatan itu sebutnya, bersamaan dengan masa reses anggota DPRD Riau, Dodi Nefeldi. Bahkan, keluhan itu ditanggapi serius oleh anggota DPRD Riau tersebut.
Baca Juga: Terkait Sengketa Pengelolaan Lahan Perkebunan Sawit, Warga Minta Agrinas Tidak Putar Balikkan Fakta
Warga berharap infrastruktur jalan dan adanya SPBU, menjadi hal yang sangat didambakan oleh warga di dua kecamatan tersebut. "Jarak tempuh mencapai sekitar 40 kilometer dengan waktu tempuh lebih dari satu jam untuk mencapai SPBU yang ada di Jalan Lintas Timur," ungkapnya.
Ketika hal itu dikonsultasikan kepada anggota DPRD Riau, Dodi Nefeldi SH, membenarkan tentang adanya aspirasi warga yang disampaikan saat reses beberapa waktu lalu. "Benar, saat reses kemarin ada aspirasi warga tentang infrastruktur jalan dan SPBU," ucap Dodi Nefeldi.
Menanggapi asirasi masyarakat tersebut, ia akan melakukan kordinasi bersama Pemkab Inhu terkait dengan perizinan pendirian SPBU. Karena sejauh ini, pendirian SPBU sifatnya masih di sepanjang jalan lintas.
Baca Juga: Kawasan Tepian Narosa Dapat Anggaran Dana Rp122 Miliar, Minta Bantuan Pemprov Percepat Status KSPN
Namun demikian sebutnya, aspirasi masyarakat tersebut tetap akan terus diperjuangkan. Karena terkait dengan kepentingan masyarakat banyak. "Semoga yang diharapkan masyarakat ada jalan solusinya termasuk jalan provinsi di dua kecamatan tersebut," harap Dodi Nefeldi.
Editor : Rinaldi