Peluang Merebut Juara Masih Terbuka, Lima Jalur Inhu Melaju ke Putaran Kedua

Raja Kasmedi • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:53 WIB

 

Kepala Disporapar Inhu, Ahmad Syukur. (Istimewa)
Kepala Disporapar Inhu, Ahmad Syukur. (Istimewa)

 
RENGAT (RIAUPOS.CO) - Lima jalur asal Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berhasil menang dan melaju ke putaran kedua. Sedangkan empat jalur asal Kabupaten Inhu, harus pulang lebih awal akibat kalah di putaran pertama.

Sementara sebanyak 22 jalur asal Kabupaten Inhu baru akan bertarung di putaran pertama pada Kamis (20/8/2026). Karena, pada hari pertama Rabu (19/8/2026) hanya untuk 30 kali hilir dari 102 hilir diputaran pertama.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Inhu, Ahmad Syukur S.Sos MSI mengatakan bahwa, pada hari pertama pelaksanaan even pacu jalur tradisional tahun 2026 di Teluk Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), baru diikuti sembilan jalur utusan Kabupaten Inhu. 

Baca Juga: Meranti Bidik Sumber PAD Sektor Sagu dan Sarang Walet

"Pada hari pertama hanya ada 30 kali hilir dari 102 hilir diputaran pertama. Jadi dari 30 hilir itu, baru sembilan jalur asal Inhu yang tampil," ujar Ahmad Syukur, Rabu (19/8/2026).

Pada hari berikutnya sambung Ahmad Syukur, yakni pada Kamis (20/8/2026) masih ada 22 jalur asal Kabupaten Inhu yang akan bertarung. Dimana, pada Kamis itu, masih tersisa sebanyak 72 kali hilir diputaran pertama menuju putaran kedua. 

Hanya saja sebut Ahmad Syukur, diputaran pertama pada Kamis besok, ada empat jalur asal Kabupaten Inhu yang berhadapan. Sehingga otomatis, dua jalur asal Inhu harus kalah atau harus pulang. 

Baca Juga: Belasan Tahun Buron, Terpidana Korupsi Ditangkap di Aceh 

Di antara jalur yang berlaga antar Inhu itu yakni, Mahkota Ghajo Bujang Danau Pauh dari Desa Lubuk Sitarak Kecamatan Rakit Kulim vs Putri Bungsu Selendang Putih dari Desa Rantau Bakung Kecamatan Rengat Barat.

Kemudian, Ratu Bukit Laman Kucing dari Kelurahan Peranap Kecamatan Peranap vs Tuah Keramat Bukit Embun dari Desa Gumanti Kecamatan Peranap. "Semoga ini menjadi keputusan terbaik, kepada empat jalur hendaknya tetap semangat dan junjung tinggi sportifitas,," harapnya.

Kemudian, lima jalur asal Inhu yang melaju keputaran kedua diantaranya, Tolang Sakti Bukit Keramat
dari Desa Semelinang Tebing Kecamatan Peranap, kemudian, Putri Bungsu Dubalang Hitam dari Desa Redang Kecamatan Rengat Barat.

Baca Juga: Kebakaran Lahan di Rimbo Panjang, BPBD Kampar Lakukan Penyekatan dan Pendinginan

Selanjutnya, Putri Bungsu Sialang Puako Batang dari Desa Koto Tuo Kecamatan Peranap, Siluman Ulagh Bidai Lubuk Patin dari Desa Katipo Pura Kecamatan Peranap dan Laksemane Perisai Indragiri dari Desa Kampung Besar Seberang Kecamatan Rengat.

Sedangkan empat jalur asal Inhu harus lebih awal pulang yakni, Ratu Bertuah Seghanjau Danau Meghapi dari Desa Pulau Sengkilo Kecamatan Kelayang, Tuah Selendang Putriandini Hitam Nagarunting dari Desa Baturijal Hilir Kecamatan Peranap, Olang Buas dari Desa Kuantan Tenang Kecamatan Kelayang dan Tuah Putri Bungsu Selingkung Alam dari Desa Sungai Guntung Tengah Kecamatan Rengat. (kas)

Editor : M. Erizal
kuansing pacu jalur tradisional inhu