
RENGAT (RIAUPOS.CO) - Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan sekitarnya. Karena saat ini, RSUD Indrasari Rengat telah memiliki alat Catheterization Laboratory (Cathlab) atau alat medis penyakit jantung.
Alat medis jantung itu merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhu untuk berbenah dalam melengkapi peralatan medis sesuai kebutuhan masyarakat di RSUD Indrasari Rengat.
Sehingga dengan tersedianya peralatan medis di RSUD Indrasari Rengat, masyarakat Inhu dan sekitarnya tidak lagi perlu ke luar daerah untuk berobat.
Baca Juga: Hotspot Riau Tersisa 156 Titik di 10 Daerah, Terbanyak di Kabupaten Inhu
Alat Cathlab itu merupakan ruang khusus yang dilengkapi dengan peralatan pencitraan X-ray canggih untuk melakukan pemeriksaan diagnostik dan tindakan medis intervensi pada jantung serta pembuluh darah.
Direktur RSUD Indrasari Rengat, drg Dwiyana Syahputri membenarkan bahwa, alat Cathlab sudah diterima sejak beberapa hari lalu.
"Alat Cathlab merupakan bantuan dari Kemenkes. Bantuan tersebut sebagai tindak lanjut dari roadshow yang dilakukan pak Bupati bersama jajaran beberapa waktu lalu, khususnya ke Kemenkes," ujar drg Dwiyana Syahputri, Ahad (6/9/2026).
Baca Juga: Kebakaran Lahan 1,5 Hektare di Rimbo Panjang Padam, BPBD Kampar Tetap Waspadai Potensi Hujan Lebat
Keberadaan alat Cathlab sebut, sudah dilakukan uji fungsi. Bahkan, alat Cathlab sudah dapat berfungsi secara baik dan normal. Sehingga dengan kondisi itu sudah dapat dimanfaatkan untuk pasien jantung.
Namun demikian sebutnya, sebelum alat Cathlab difungsikan untuk pasien, pihak RSUD Indrasari Rengat harus menyiapkan peralatan pendukung lainnya di poli. Karena, pasien yang menggunakan alat Cathlab harus melalui diagnosa atau melalui poli.
Penyiapan pelatan dan poli sambungnya, sudah berjalan dan dalam waktu dekat akan rampung. "Sesuai jadwal, alat Cathlab sudah bisa beroperasi pada pertengahan September ini," ucapnya.
Baca Juga: PT Pulau Sambu Kerahkan Damkar Perusahaan Bantu Tangani Karhutla di Kateman Inhil
Selain itu sebutnya, di RSUD Indrasari Rengat juga sudah ada peralatan diruangan Neonatal Intensive Care Unit (Nicu). Dimana, Nicu merupakan ruangan khusus untuk bayi baru lahir antara usia 0–28 hari yang membutuhkan pengawasan dan penanganan medis ketat.
Baru-baru ini, melalui dr Christian Nopiandi SpA bersama tim, dapat menyelamatkan pasien perdana hingga pulang post pasang ventilator. "Pasien dengan alat pernapasan yakni CPAP sudah sembuh, pulang dan itu pemeriksaan USG bayi perdana oleh dokter spesialis anak kita di RSUD Indrasari Rengat," katanya.
Lebih jauh disampaikannya, upaya untuk mewujudkan kebutuhan pelayanan terhadap masyarakat, RSUD Indrasari Rengat juga sudah mendapatkan Bantuan Pemerintah (Banper) untuk peralatan Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) atau sebanyak 15 item peralatan senilai Rp 12,3 miliar lebih.
Baca Juga: Hadirkan Semangat Baru, Storypie Rebranding lewat "Give With Love"
"Semoga peralatan terus dapat terpenuhi dan masyarakat tetap dapat berobat di RSUD Indrasari Rengat," harapnya.(kas)
Editor : M. Erizal