Hotspot di Inhu 31 Titik, Siswa KKP Sespimen Polri Ikut Padamkan Karhutla Pakai Teknologi Drone

Raja Kasmedi • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 16:23 WIB
Operasi pemadaman yang dilakukan Serdik Sespimen menggunakan teknologi drone untuk pemantauan titik Karhutla, Kamis (10/9/2026). (Humas Polres Inhu untuk Riuapos.co)
Operasi pemadaman yang dilakukan Serdik Sespimen menggunakan teknologi drone untuk pemantauan titik Karhutla, Kamis (10/9/2026). (Humas Polres Inhu untuk Riuapos.co)

 

RENGAT (RIAUPOS.CO) - Titik hotspot dalam wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) jauh menurun dibanding hari sebelumnya. Dimana, pada Jumat (11/9/2026) pukul 02.00 WIB, tersisa 31 titik yang terbesar di Kecamatan Kuala Cenaku dan Peranap.

Bahkan, titik hotspot di Kabupaten Inhu diperkirakan masih akan terus berkurang hingga Jumat sore. Karena, update selanjutnya oleh BMKG Japura Inhu kembali akan dilakukan pukul 16.00 WIB.

Sementara operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Inhu, dinilai maksimal. Karena, selain tim gabungan hingga masyarakat, juga ada siswa Kuliah Kerja Profesi (KKP) Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimen) Polri Dikreg ke-67 tahun angkatan 2026 turun langsung ke lapangan membantu upaya pemadaman Karhutla.

Baca Juga: MC Group Perkenalkan Empat unit Shacman di JIExpo Kemayoran

Kepala Stasiun BMKG Japura Inhu, Nancy Luciana Damanik SH MSi mengatakan bahwa, berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan 02.00 WIB terdapat 31 titik hotspot. 

"31 titik hotspot itu terdapat di Kecamatan Kuala Cenaku sebanyak 30 tilik dan di Kecamatan Peranap sebanyak 1 titik," ujar Nancy Luciana Damanik, Jumat (11/9/2/2026).

Pihaknya juga memprediksi titik hotspot di Kabupaten Inhu jelang sore berkurang dibanding pad pagi hari. Karena, hampura seluruh wilayah Kabupaten Inhu sudah diguyur hujan. "Update titik hotspot baru akan dilakukan pada pukul 16.00 WIB," sebutnya.

Baca Juga: Operasi Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Dioptimalkan, Aktivitas Anak Krakatau Level II

Dalam pada itu, upaya pemadaman Karhutla dalam wilayah Kabupaten Inhu sejak beberapa hari terakhir cukup maksimal. Selain tim gabungan yang ada di daerah, kemarin juga ada 12 siswa KKP Sespimen Polri Dikreg ke-67 tahun angkatan 2026 turun langsung ke lapangan membantu upaya pemadaman api.

Siswa KKP ikut turun bersama Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto SSos MSI, Kapolres Inhu, AKBP Eka Ariandy Putra SH SIK MSI, Waka Polres Inhu, Kompol Lassarus Sinaga SH MH, Patun Serdik Sespimen, Kombes Junoto SIK MH dan pejabat serta personel lainnya. 

Keikutan siswa KKP tersebut, sebagai bentuk sinergitas penanganan Karhutla di Kabupaten Inhu. "Upaya pemadaman Karhutla dilakukan di Desa Sungai Guntung, Kecamatan Rengat dan serta Desa Paya Rumbai Kecamatan Seberida," ujar Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran SH.

Baca Juga: Hujan Tak Padamkan Karhutla di Rimbo Panjang, Pemadaman Masuki Hari Kedua

Operasi pemadaman yang dilakukan siswa KKP dan 10 orang Serdik Sespimen yakni menggunakan teknologi drone. Dimana, teknologi drone untuk memantau dan mengarahkan upaya pendinginan titik api secara lebih efektif dan akurat.
 
Selain melakukan pemadaman, para siswa juga turut memberikan bingkisan dan apresiasi kepada personel yang telah bertugas memadamkan api. 

"Para siswa juga melakukan Focus Group Discussion (FGD) membahas pemecahan masalah di wilayah, mempererat sinergitas antarinstansi, serta upaya menjaga Harkamtibmas di wilayah hukum Polres Inhu," beber Misran. (kas)

Editor : M. Erizal
hotspot inhu titik panas karhutla inhu