RENGAT (RIAUPOS.CO) - Warga Desa Kulim Jaya Kecamatan Lubuk Batu Jaya Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) digegerkan oleh penemuan jasad pria di bawah jembatan Sungai Telo daerah itu. Pasalnya, jasad tersebut hampir mengapung dan terlihat masih memakai helm.
Penemuan jasad pria itu pertama kali ditemukan oleh warga daerah itu pada Senin (21/9/2026) sekira pukul 18.00 WIB. "Kami mendapat informasi tentang penemuan jasad tersebut melalui Sekretaris Desa Kulim Jaya," ujar Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran SH, Selasa (22/9/2026).
Berdasarkan informasi itu, Kapolsek Lubuk Batu Jaya, Ipda Daniel Okto SE SH bersama 4 orang personel langsung mendatangi TKP. Setelah dilakukan pemeriksaan identitas, ternyata jasad tersebut diketahui bernama M Yudi Fadilah (26) warga RT 002 RW 001 Desa Serumpun Jaya Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu.
Baca Juga: Hujan Lebat, Kualitas Udara Membaik di Level Sedang
Saat ditemukan, jasad dengan kondisi telah meninggal dunia memakai celana jeans pendek warna biru, baju kaos oblong bermotif dan menggunakan helm warna biru. Tidak jauh dari jasad itu ditemukan sepeda motor yang juga berada di sungai persisnya tak jauh dari jembatan Telo Desa Kulim Jaya.
Setelah dilakukan identifikasi dan olah TKP oleh Unit Reskrim Polsek Lubuk Batu Jaya, kemudian jasad korban dibawa ke Puskesmas Desa Kulim Jaya untuk dilakukan pemeriksan visum luar.
Berdasarkan hasil keterangan sejenak saksi dan rekan kerja korban, diketahui pada Ahad (20/9/2026) sekira pukul 19.30 Wib, korban berangkat dari baskem Desa Air Putih Kecamatan Lubuk Batu Jaya menuju rumahnya di Desa Serumpun Jaya..
Baca Juga: Honda dan Kepolisian Edukasi Mahasiswa Umri Pentingnya Kenali Batas Tubuh saat Berkendara
Hanya saja, hingga Senin saat masuk jam kerja, korban tidak bisa dihubungi pihak keluarga maupun rekan kerjanya. "Kuat dugaan korban mengalami kecelakaan tunggal atau out of control," ungkapnya.
Kemudian sebutnya, dari hasil pemeriksaan luar oleh dokter di Puskesmas Kulim Jaya, terdapat tanda-tanda kekerasan. Selain itu ditubuh korban terdapat luka di kepala yang disebabkan benturan keras.
Penyebab kematian diduga remuknya tulang tengkorak bagian kening. "Perkiraan kematian korban sudah lebih dari 12 Jam," tambahnya.
Baca Juga: Parkir Jadi Mudah dengan Fitur 360° View Camera Suzuki XL7
Lebih jauh disampaikannya, pihak keluarga telah ikhlas dan menerima kejadian atau musibah meninggalnya korban dan tidak ada tuntutan proses atas kejadian itu. "Tidak di temukan adanya kejanggalan di TKP, serta tidak ditemukan barang-barang mencurigakan lainnya," terangnya.(kas)
Editor : M. Erizal