RENGAT (RIAUPOS.CO) -- Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) masih perlu penanganan lanjutan. Karena, hujan yang terjadi pada Senin (21/9/2026), juga belum mampu memadamkan api Karhutla.
Hujan yang terjadi, terutama di Desa Penyaguhan Kecamatan Batang Gansal masih tergolong tipis. Sementara jenis tanah yang terbakar, masih jenis gambut.
Sementara titik hotspot dalam wilayah Kabupaten Inhu pada Selasa (22/9/2026) pukul 16.00 WIB terpantau nihil. Sedangkan pada Senin (21/9/2026) pukul 23.00 WIB, hotspot di Kabupaten Inhu terdapat sebanyak 10 titik.
Baca Juga: Cocok untuk Gen Z, New Honda Vario 160 dan New Honda BeAT Ekspresikan Jiwa Muda
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (BPBDPKP) Kabupaten Inhu, Mulyadi SSos mengatakan, pemadaman Karhutla masih berlanjut di Desa Penyaguhan Kecamatan Batang Gansal.
"Di Desa Penyaguhan juga dilaporkan turun hujan tetapi api belum padam," ujar Mulyadi, Selasa (22/9/2026).
Sehingga dengan kondisi itu, tim gabungan masih akan melakukan pemadaman Karhutla di Desa Penyaguhan, Kecamatan Batang Gansal. Bahkan, untuk mempercepat proses pemadaman, tim dari BPBDPKP dan peralatan akan ditambah.
Baca Juga: Menunggu Kuorum, Paripurna Penyampaian RAPBD-P Rohul 2026 Tertunda 6 Jam
Sebelumnya, jumlah personel BPBDPKP yang diturunkan ke lokasi sebanyak 10 orang. "Penambahan personel dua orang menjadi 12 orang. Begitu juga jumlah peralatan bertambah dua unit mesin pompa," ungkapnya.
Ketika ditanya tentang luasan areal yang terbakar, Mulyadi belum bisa memastikan. Namun diketahui, areal yang terbakar merupakan lahan gambut.
Di tempat terpisah, Kepala Daerah Operasional (DAOPS) Manggala Agni Sumatera VII Rengat, Muhammad Ilham Sidik mengatakan, pihaknya masih fokus pendinginan di Desa Tanjung Sari Kecamatan Kuala Cenaku. "Pasukan kita masih di Desa Tanjung Sari," katanya.
Baca Juga: Saksi Tak Tahu Sumber Uang Rp150 Juta PUPR, Sidang Mantan Ajudan Gubernur Riau
Menurutnya, upaya pendinginan untuk mengurai asap sudah jauh lebih kondusif dari hari sebelumnya. "Saat ini tim berfokus penuntasan sisa asap," sebutnya.
Editor : Rinaldi