RENGAT (RIAUPOS.CO) - Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Ade Agus Hartanto SSos MSI menegaskan bahwa, kepala sekolah (kepsek) jangan melakukan pungutan liar (pungli). Kemudian kepada kepsek diharapkan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Hal itu disampaikan Ade Agus Hartanto pada pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan Kepsek dan koordinator wilayah kecamatan dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Inhu, Kamis (1/10/2026).
Dimana pada pelantikan itu terdapat sebanyak 247 orang terdiri dari, Kepala TK sebanyak 8 orang, Kepala SDN sebanyak 189, Kepala SMPN sebanyak 50 orang. Bersamaan dengan itu juga dikantikan sebanyak 13 orang Korwil Kecamatan.
Baca Juga: Turun Langsung ke Pedagang STC, Cipayung Plus Dukung Langkah Pemko Tak Perpanjang HGB
"Nanti ditempat tugas yang baru, rapikan admintrasi dan beri batas antara pejabat lama dengan yang baru agar nampak capaian yang diraih serta jangan melakukan Pungli," tegas Ade Agus Hartanto.
Pada pelantikan kali ini, Ade Agus Hartanto kembali menegaskan bahwa, dalam pengangkatan pejabat tidak dibebankan biaya atau pungutan lainnya. Seandainya ada yang meminta dengan berbagai iming-iming dan alasan, agar dilaporkan.
Bupati Inhu juga meminta para Kepsek untuk mendukung program pengadaan baju seragam untuk peserta didik yang sedang berjalan. Dimana, pengadaan baju seragam itu sudah dianggarkan sejak tahun 2025 dan kali ini dapat berjalan.
Baca Juga: Universitas Abdurrab Pecahkan Rekor MURI Senam Neuroplasticity Peserta Terbanyak
Bahkan, untuk pelaksanaan pengadaan baju seragam itu sambungnya, sudah dua orang kepala dinas mengundurkan diri. "Saya agak bingung tentang pengadaan baju seragam yang berdampak adanya pengunduran diri Kadis. Padahal saya tidak meminta bagian dari anggaran pengadaan baju seragam tersebut," ungkapnya
Ade Agus Hartanto juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026 ini, terdapat sebanyak 68 sekolah yang mendapat program revitalisasi. Dimana pelaksanaan revitalisasi sekolah dilaksanakan secara swakelola.
"Untuk kegiatan revitalisasi itu, jangan ada Kepsek yang menjadi kontraktor dalam pelaksanaannya," tegasnya lagi.
Baca Juga: Warga Kampar Diimbau Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
Melalui pelantikan itu, Bupati Inhu menitipkan peserta didik yang ada kepada Kepsek. Peserta didik tersebut merupakan generasi penerus bangsa dan calon pemimpin masa depan yang perlu dipersiapkan dari sekarang.
Maka dari itu kata Ade Agus Hartanto, diperlukan keikhlasan para Kepsek atas amanah yang diberikan. "Memang dari mutasi yang dilakukan, masih ada yang tidak suka tetapi tugas mulia untuk mencerdaskan anak bangsa hendak terus terpatri," katanya lagi.
Lebih jauh disampaikannya, Pemkab Inhu terus berupaya memberikan yang terbaik kepada pada Kepsek dan guru. Terutama dalam pelayanan gaji yang sebelumnya sempat ada keterlambatan, kedepan hendaknya setiap tanggal 1 setiap bulan dapat cair.
Baca Juga: Kemenkum Riau Raih Nilai 100 Verifikasi Rencana Aksi Program Kekayaan Intelektual Triwulan III
"Sebelumnya diterapkan absen tiga kali, saat ini guru dan Kepsek cukup absen datang dan pulang," terangnya. (kas)
Editor : M. Erizal