
RENGAT (RIAUPOS.CO) - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berupaya mencari solusi penanganan terhadap Jembatan Sarang Elang Kecil yang menghubungkan Desa Selunak - Desa Pesajian.
Dimana, akses penghubung dua desa di Kecamatan Batang Peranap, Kabupaten Inhu pada Selasa (6/12/2026) kemarin roboh. Jembatan dari kayu itu roboh, diperkirakan akibat sudah lapuk dimakan usia.
Kepala Dinas PUPRPKP Kabupaten Inhu, Rengga Dwi Bramantika S SSTP MSI mengatakan bahwa, pihaknya masih mencari solusi untuk perbaikan Jembatan Sarang Elang Kecil.
Baca Juga: UIR Resmi Kantongi Izin Pembukaan Program Studi Kedokteran Gigi
"Jembatan Sarang Elang Kecil merupakan urat nadi bagi warga dua desa di Kecamatan Batang Peranap," ujar Rengga Dwi Bramantika S, Rabu (7/10/2026).
Untuk itu katanya, keberadaan Jembatan Sungai Elang Kecil harus segera dapat ditangani. Walaupun ada beberapa jalan alternatif bagi warga daerah itu tetapi cukup jauh ditempuh.
Ketika dilakukan penghitungan anggaran untuk perbaikan jembatan tersebut, pihaknya memperkirakan biaya perbaikan mencapai Rp 500 juta. Karena sesuai perencanaannya, jembatan tersebut dibangun dari awal dengan panjang mencapai 20 meter.
Baca Juga: PT Inecda Gelar Pelatihan Membatik dan Cek Kesehatan bagi Masyarakat Adat Desa Talang Sungai Parit
Kemudian sebutnya, berbagai kegiatan pembangunan di jalan poros Desa Selunak - Desa Pesajian pada tahun 2026, juga ada untuk pembangunan beberapa titik box culvert. Dimana, anggaranya juga ada yang tertumpang pada APBD perubahan 2026.
Untuk itu harapnya, semoga dalam waktu dekat ada solusi anggaran untuk pembangunan Jembatan Sungai Elang Kecil. "Jika akhir tahun ini tidak bisa dilaksanakan, mungkin baru dimulai pada tahun 2027 mendatang," terangnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Jembatan Sungai Elang Kecil roboh pada Selasa (6/10/2026) kemarin. Saat jembatan roboh, ada satu unit kendaraan roda empat yang tengah melintas dan tidak ada korban jiwa. (kas)
Editor : M. Erizal