Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

BRI Dukung Petani Holtikultura

Syahrul Mukhlis • Kamis, 21 November 2024 | 12:49 WIB
Foto bersama BRI cabang Bangkinang dengan kelompok tani Jaring Mas Sejahtera.
Foto bersama BRI cabang Bangkinang dengan kelompok tani Jaring Mas Sejahtera.

KAMPAR (RIAUPOS.CO) - BRI senantiasa memberikan dukungan kepada kelompok tani untuk mengembangkan usaha mereka, terutama petani Holtikultura. Hal ini juga dalam upaya mendukung usaha pemerintah dalam pengendalian inflasi pangan.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan cabang (Pincab) BRI Bangkinang Levo D Pratama kepada Riau Pos, Rabu (20/11).

”BRI komit dan konsen untuk membantu, tidak hanya UMKM, tergantung kepada petaninya, semakin baik dalam menjaga kepercayaan BRI maka semakin besar bantuannya,” jelasnya.

Salah satu contoh seperti Kelompok Tani Jaring Mas Sejahtera (Jarmes) yang sedang melakukan penanaman cabai bersama beberapa waktu lalu.

Kelompok Jarmes menanam 40.000 batang bibit cabai di lahan seluas tiga hektar di Pematang Kulim Desa Kuapan Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.

"Diharapkan nantinya dengan bantuan dari BRI, bisa membantu masyarakat untuk meningkatkan pendapatan mereka," ujar Levo.

Beberapa waktu lalu, Levo sebagai Pimpinan cabang (Pincab) BRI Bangkinang juga ikut melakukan penanaman bibit cabai secara simbolik mewakili Kanwil Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Levo bersama Ketua Poktan James Indra Noval SP. Hadir juga, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Propinsi Riau Sudiro Pambudi, Ketua Komite Analisis Kebijakan Ekonomi Assosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ajib Hamdani, beberapa petani muda sukses Kampar.

Dalam kegiatan itu, sebagai Ketua Kelompok, Indra Noval menjelaskan, penanaman cabai yang dilakukan kelompoknya adalah kegiatan kelompok pertanian terpadu dengan anggota 17 orang.

Mereka menamam bibit varietas unggul persilangan Kopai dan Indrapura, dengan masa tanam hingga panen selama 75 hari. varietas cabai ini diyakini mempunyai daya adaptasi yang lebih kuat terhadap lingkungan mereka ditanam.

Selain kuat, ukurannya cabainha lebih besar dan tentu daya jualnya lebih tinggi.

“Kami berharap dan yakin setiap batangnya akan menghasilkan setidaknya 2,3 kg ” ujar Indra.

Disampaikan Indra, dengan Poktan Jarmes inilah mereka anak muda dari Kecamatan Kampa mengembangkan tanamam holtikultura.

"Selama ini, generasi muda berpandangan bahwa tanaman kelapa sawit lebih menguntungkan. Padahal kalau dilakukan dengan benar maka tanamam padi, cabai jauh lebih menguntungkan daripada sawit, hanya saja tanaman cabai terutama padi mengharuskan petani lebih bekerja keras dan main lumpur, namun hasilnya lebih besar ” ujar Indra.

Indra Noval mengucapkan terimakasih kepada BRI yang mendukung mereka dalam budidaya holtikultura. " Terimakasih BRI" ujarnya.(rul)

Editor : Rindra Yasin
#bank bri #Petani Hortikultura #Pengendalian Inflasi Pangan #kampar #kelompok tani