Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Sekda Bengkalis Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla

Abu Kasim • Kamis, 4 Juni 2026 | 16:31 WIB
Sekda Bengkalis Ersan Saputra TH mengecek peralatan saat apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla di halaman Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (4/6/2026). (Diskominfotik Bengkalis)
Sekda Bengkalis Ersan Saputra TH mengecek peralatan saat apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla di halaman Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (4/6/2026). (Diskominfotik Bengkalis)

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -- Bupati Bengkalis diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Ersan Saputra TH memimpin apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Bengkalis di halaman Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (4/6/2026).

Pelaksanaan apel ini diikuti seluruh satgas penanggulangan bencana kebakaran, diantaranya TNI/Polri, Satpol PP, BPBD, Damkar Bengkalis, MPA dan relawan. Juga dihadiri Dandim 0303/Bengkalis diwakili Kasdim, Mayor Inf Suratno, Kapolres AKBP Fahrian Saleh Siregar, Kajari diwakili Kepala Seksi Intelijen Wahyu Ibrahim, Ketua Pengadilan Agama diwakili Serektaris PA Bengkalis Jumari, Danposal POS Bengkalis, Lettu Laut Irwan (PM) Nirwan Hastya.

Sekda Ersan Saputra mengatakan, apel kesiapsiagaan yang dilaksanakan pada hari ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan wujud kesiapan, komitmen dan tanggung jawab bersama dalam mengantisipasi serta menanggulangi ancaman bencana karhutla di Kabupaten Bengkalis. Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga telah menetapkan status siaga darurat bencana kebakaran karhutla tahun 2026.

Baca Juga: Bunda PAUD Bengkalis Hadiri Advokasi Dukungan Kebijakan Wajar 13 Tahun

"Langkah ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dini, mengingat karakteristik wilayah kita yang didominasi lahan gambut dan memiliki kerentanan tinggi terhadap terjadinya kebakaran, terutama saat musim kemarau," jelasnya Ersan.

Menurutnya, kewaspadaan tersebut semakin penting untuk ditingkatkan, karena berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada periode Mei hingga Juni 2026, untuk wilayah Riau, termasuk Kabupaten Bengkalis, telah memasuki masa transisi menuju musim kemarau.

Bahkan, jelas Ersan, potensi suhu maksimum diperkirakan akan mencapai puncaknya pada bulan Agustus hingga September 2026. "Kondisi ini menjadi sinyal sekaligus peringatan bagi kita semua, agar tidak lengah. Seluruh unsur satuan tugas, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, pemerintah kecamatan dan desa, dunia usaha, masyarakat peduli api, relawan serta seluruh komponen masyarakat harus menyatukan langkah dan memperkuat kesiapan," tegasnya.

Baca Juga: Pastikan Akurasi Data Sensus, Wabup Bengkalis Buka Pelatihan Petugas SE2026

Sarana dan prasarana harus dipastikan siap digunakan, koordinasi harus semakin dipererat, dan langkah-langkah antisipatif harus dilakukan sejak dini. Selain itu Ersan menambahkan, penanggulangan karhutla memerlukan sinergi, kolaborasi dan komitmen yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan.

"Kita harus lebih mengutamakan langkah-langkah pencegahan melalui deteksi dini, patroli terpadu, pemantauan titik rawan, sosialisasi secara masif kepada masyarakat, serta penegakan hukum yang tegas terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran lahan," ujarnya.

Kepada Satgas, Sekda meminta, untuk manfaatkan teknologi dan sistem informasi yang ada guna meningkatkan kecepatan deteksi dan respons terhadap potensi titik api, serta pastikan seluruh personel dan peralatan senantiasa dalam kondisi siap operasi. Pada kesempatan itu, Sekda Bengkalis bersama para Forkompinda melakukan pengecekan langsung peralatan dan perlengkapan penanggulangan bencana kebakaran karhutla.

Editor : Rinaldi
#Bencana Karhutla #sekda bengkalis #apel kesiapsiagaan bencana