BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bengkalis, mempromosikan produk unggulan daerah yang dipasarkan di stan pameran kabupaten/kota, pada peringatan ke-54 Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tingkat Provinsi Riau di Balai Serindit, Pekanbaru, Rabu (10/6/2026).
Stan Kabupaten Bengkalis menampilkan beragam produk unggulan daerah, hasil karya pelaku UMKM dan pengrajin binaan Dekranasda. Di antaranya tenun khas Bengkalis, kain songket Melayu, anyaman tikar dari daun pandan, serta berbagai kerajinan tangan yang mencerminkan kekayaan budaya dan kearifan lokal Negeri Junjungan.
Selain produk kerajinan, stan ini juga menyajikan aneka kuliner khas daerah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, seperti hasidah, bolu kemojo, dan bolu dam yang telah dikenal luas sebagai makanan tradisional andalan Bengkalis.
Baca Juga: Pemerintah Daerah Diminta Data Galian C
Kehadiran Ketua Dekranasda Bengkalis, Siti Aisyah di stan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan dan promosi produk lokal agar semakin dikenal masyarakat luas, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi demi kesejahteraan pelaku usaha.
Menurutnya, pameran ini menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan potensi daerah serta memperluas jaringan pemasaran produk UMKM dan kerajinan lokal.
“Melalui pameran ini, kami ingin memperkenalkan kekayaan budaya, kerajinan, dan kuliner khas Bengkalis kepada masyarakat. Ini juga menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk mempromosikan karya mereka agar semakin berkembang dan berdaya saing tinggi,” harapnya.
Baca Juga: Tembus 94 Dollar AS per Barel, Harga Minyak Dunia Kembali Naik Usai Iran Tutup Selat Hormuz
Ia berharap, kegiatan serupa terus digelar sebagai sarana memperkuat kerja sama antardaerah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama bagi perempuan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Pameran berlangsung meriah dan disambut antusias oleh pengunjung dari berbagai wilayah di Provinsi Riau. Melalui partisipasi ini, Kabupaten Bengkalis kembali menegaskan komitmennya dalam melestarikan budaya sekaligus memajukan ekonomi kreatif berbasis potensi daerah. (Ifr)
Editor : M. Erizal