Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pasar Rakyat Direalisasikan Tahun 2025

M Amin • Kamis, 26 Desember 2024 | 09:46 WIB

Para penjual dan pembeli melaku­kan­ transaksi jual-beli kebutuhan pokok di pasar dadakan yang digelar para mitra binaan program Community Deve­lopment (CD) PT RAPP
Para penjual dan pembeli melaku­kan­ transaksi jual-beli kebutuhan pokok di pasar dadakan yang digelar para mitra binaan program Community Deve­lopment (CD) PT RAPP

“Sudah 25 tahun usia Pelalawan, tapi tak ada satu pun pasar yang dibangun Pemkab Pelalawan. Jadi, agar potensi PAD tidak terabaikan, kita minta instansi terkait bisa segera bangun pasar rakyat di Pangkalan Kerinci.”

Warga 085265308xxx

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) - Pasar adalah pusat perputaran ekonomi masyarakat. Bahkan, keberadaan pasar, khususnya pasar rakyat, juga dapat membantu pemulihan ekonomi masyarakat. Pasalnya, banyak uang yang beredar di lokasi yang menjadi sentra kegiatan perdagangan ini.

Hanya saja, hingga saat ini, ibu kota Kabupaten Pelalawan yakni Kecamatan Pangkalan Kerinci masih belum memiliki pasar rakyat (pasar tradisional), khususnya pasar rakyat yang dibangun oleh pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan. Padahal, selain dibutuhkan masyarakat, keberadaan pasar tersebut juga menjadi salah satu sumber untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Ya, sudah 25 tahun usia Kabupaten Pelalawan, tetapi hingga saat ini belum ada satu pun Pemkab Pelalawan membangun pasar rakyat khususnya di Kecamatan Pangkalan Kerinci. Alhasil, cukup banyak masyarakat Negeri Seiya Sekata ini berbelanja keluar daerah, khususnya ke pasar di Kota Pekanbaru,” terang salah seorang tokoh masyarakat Kabupaten Pelalawan AP Sulaiman kepada Riau Pos, Selasa (24/12) kemarin di Pangkalan Kerinci.

Diungkapkan pria yang akrab disapa Wak Leman ini bahwa, dirinya meyakini sangat banyak uang masyarakat yang dibelanjakan ke pasar-pasar. Yakni mencapai puluhan juta rupiah per hari.

“Coba kalau di Pangkalan Kerinci ini dibangun pasar. Tentunya perputaran uang pun tidak akan berceceran, hingga bisa meningkatkan PAD dan berimbas positif pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat di Negeri Amanah ini,” paparnya. 

Diungkapkan Wak Leman, bahwa sejauh ini dikecamatan Pangkalan Kerinci hanya ada dua tempat pasar yakni pasar baru dan pasar BTN Lama Pangkalan Kerinci. Namun demikian, pembangunan pasar yang masih belum memadai serta tidak representatif ini, dibangun oleh pihak swasta dan bukan oleh pemerintah daerah.

“Jadi, dengan adanya pembangunan pasar oleh pihak swasta ini, tentunya pemerintah daerah tidak bisa berbuat banyak. Dan dengan tidak adanya pasar rakyat yang dibangun dan dikelola oleh pemerintah Kabupaten Pelalawan, tentunya hal ini menyebabkan daerah banyak kehilangan potensi PAD.

“Padahal, pasar ini kan menjadi salah satu sumber PAD. Dan kita tahulah, kalau di ibukota kabupaten yang dipadati banyak penduduk memerlukan pasar rakyat yang representatif sebagai tempat masyarakat berbelanja berbagai kebutuhan yang dilengkapi dengan fasilitas umum pasar yang memadai,” ujarnya.

Untuk itu, sambung Wak Leman, masyarakat sangat mendambakan dan mengharapkan agar Pemkab Pelalawan dapat segera membangun pasar rakyat di Kecamatan Pangkalan Kerinci ini. Sehingga diharapkan pembangunan pasar ini nantinya dapat membantu pemulihan ekonomi masyarakat di daerah yang terkenal dengan kedahsyatan gelombang Bono yang telah mendunia.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Diskop UKM Perindagsar Pelalawan, Hanafie SSos MSi, mengatakan, bahwa Pemkab Pelalawan melalui Diskop UKM Perindagsar telah merencanakan pembangunan pasar rakyat khususnya di Kecamatan Pangkalan Kerinci. Sedangkan saat ini, pihaknya tengah melakukan studi kelayakan lahan pembangunan pasar tradisional Kecamatan Pangkalan Kerinci tersebut.

“Saat ini kita tengah melakukan studi kelayakan lahan pembangunan pasar tradisional kecamatan Pangkalan Kerinci. Di mana lokasi lahan pembangunan pasar rakyat tradisional yang berada di Jalan Lintas Timur KM 55 Kecamatan Pangkalan Kerinci ini, akan dibangun di lahan seluas 4 hektare.

“Sedangkan pembangunan pasar rakyat tradisional di Kecamatan Pangkalan Kerinci ini, rencananya akan direalisasikan pada tahun 2025. Untuk itu, kita harap pembangunan pasar rakyat ini nantinya dapat berjalan lancar sehingga dapat meningkatkan PAD Kabupaten Pelalawan dari sektor pasar,” tutupnya.(amn)

Editor : Rindra Yasin
#PAD pelalawan #Perputaran Ekonomi #pasar rakyat #pemkab pelalawan #pelalawan