Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kilau Emas Kian Bersinar

Redaksi • Kamis, 24 April 2025 | 11:01 WIB
Petugas menunjukkan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia PT Aneka Tambang (Antam) di kantor pusat Jalan TB Simatupang, Jakarta, Senin (14/4/2025).
Petugas menunjukkan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia PT Aneka Tambang (Antam) di kantor pusat Jalan TB Simatupang, Jakarta, Senin (14/4/2025).

RIAUPOS.CO - HARGA logam mulia kini melonjak tajam. Pada Selasa (22/4), harga emas antam mencatatkan rekor sejarah harga tertinggi, Rp2.016.000 per gram di Indonesia. Hal yang sama juga melanda semua negara. Harga emas dunia saat ini juga naik dan menyentuh rekor tertinggi, mencapai 3.400 dolar AS.

Fenomena apakah hingga membuat emas kini harga terus meroket? Ada beberapa faktor yang menyebabkan harga emas terus naik. Di antaranya adalah, pertama akibat ketidakpastian ekonomi global. Ketika ekonomi dunia tidak stabil, investor cenderung mencari aset yang aman seperti emas. Contohnya, selama pandemi Covid-19, harga emas melonjak karena banyak negara mengalami resesi dan ketidakpastian pasar.

Kedua, inflasi yang tinggi. Inflasi dapat mengurangi nilai mata uang dan membuat emas menjadi pilihan investasi yang menarik. Emas memiliki nilai intrinsik yang tidak terpengaruh oleh inflasi, sehingga banyak investor beralih ke emas saat inflasi meningkat.

Ketiga, melemahnya nilai dolar AS. Harga emas memiliki hubungan terbalik dengan nilai dolar AS. Ketika dolar melemah, harga emas cenderung naik karena emas menjadi lebih terjangkau bagi investor yang menggunakan mata uang lain.

Keempat, kebijakan moneter yang longgar. Penurunan suku bunga atau pelonggaran kuantitatif dapat meningkatkan likuiditas di pasar dan membuat emas menjadi lebih menarik bagi investor.

Serta terakhir, permintaan fisik yang tinggi. Permintaan emas dari industri perhiasan, elektronik, dan konsumen juga dapat mendorong harga emas naik. Negara-negara seperti India dan Cina memiliki nilai budaya yang tinggi terhadap emas dan sering digunakan dalam perhiasan atau sebagai hadiah.

Naiknya harga emas secara terus-menerus hingga mencatatkan rekor tertinggi, membuat banyak orang yang mulai melirik dan menjadikan emas sebagai tempat penyimpanan aset yang aman atau safe haven. Perekonomian dunia yang mulai gonjang-ganjing akibat perang dagang AS-Cina, membuat banyak investor yang mengamankan asetnya dalam bentuk emas.

Emas seringkali dianggap sebagai safe haven atau aset yang aman. Safe haven adalah aset yang dianggap stabil dan dapat melindungi nilai investasi saat terjadi ketidakpastian ekonomi atau geopolitik.

Emas memiliki beberapa karakteristik yang membuatnya menjadi safe haven karena nilai intristik yang tidak terpengaruh oleh inflasi atau perubahan nilai mata uang. Lalu emas cenderung stabil dalam jangka panjang dan tidak terlalu berfluktuasi seperti saham atau mata uang. Emas juga dapat dengan mudah dibeli dan dijual di pasar global. Terakhir, emas dapat membantu diversifikasi portofolio investasi dan mengurangi risiko.

Saat terjadi ketidakpastian ekonomi atau geopolitik, investor seringkali beralih ke emas sebagai safe haven, yang dapat menyebabkan harga emas naik. Namun, perlu diingat bahwa harga emas juga dapat berfluktuasi dalam jangka pendek, sehingga penting untuk memiliki strategi investasi yang jelas dan tidak terlalu bergantung pada fluktuasi harga emas.

Saat harga emas naik, ada beberapa strategi yang dapat menjadi pertimbangan. Di antaranya adalah, beli saat harga masih rendah. Hal ini dilakukan guna mendapatkan keuntungan lebih besar saat harga emas naik.

Kemudian, jadikan emas sebagai investasi jangka panjang. Emas seringkali dianggap sebagai investasi jangka panjang yang stabil. Jika memiliki tujuan investasi jangka panjang, membeli emas saat harga naik tidak selalu menjadi masalah, karena harga emas cenderung naik dalam jangka panjang.

Lalu, beli emas secara rutin. Ini dapat membantu mengurangi risiko fluktuasi harga dan membuat kita lebih siap menghadapi perubahan harga emas. Dan pantau terus harga emas. Pantau harga emas secara teratur untuk membuat keputusan investasi yang tepat.

Terakhir, jangan membuat keputusan investasi berdasarkan emosi. Seperti membeli emas saat harga naik karena takut ketinggalan atau menjual emas saat harga turun karena panik.

Namun, perlu diingat bahwa harga emas dapat berfluktuasi dan tidak ada jaminan bahwa harga emas akan terus naik. Oleh karena itu, penting untuk memiliki strategi investasi yang jelas dan tidak terlalu bergantung pada fluktuasi harga emas. Yuk, kita berinvestasi dalam bentuk emas agar hidup kita ke depan bisa berkilau seperti perhiasan emas.***

Editor : Arif Oktafian
#emas antam #harga emas saat ini #harga emas per gram #harga logam mulia hari ini #harga emas dunia