RENGAT (RIAUPOS.CO) – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berharap pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP). Karena hingga akhir bulan April ini, sudah dua bulan TPP belum diterima PNS.
Padahal TPP bagi PNS sangat dinantikan sebagai penopang keuangan keluarga. “Sudah dua bulan, sepertinya pembayaran TPP masih terganjal akibat belum tuntasnya penyusunan efisiensi anggaran,” ujar salah seorang PNS yang tidak mau namanya ditulis.
Untuk itu harapnya, semoga penyusunan efisiensi anggaran dapat tuntas dilakukan. Sehingga, pembayaran TPP sudah dapat dilakukan di akhir bulan April atau di awal bulan Mei mendatang.
Memang sebutnya, ketika pencairan TPP sudah dilakukan, bagi sejumlah PNS sudah ada pos-pos kebutuhan yang akan dibayar.
“Semoga saja pencairan TPP segera dapat dilakukan. Sehingga kebutuhan PNS dapat terpenuhi,” harapnya.
Dalam pada itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Inhu, Riswidiantoro mengatakan bahwa pembayaran TPP Pemkab Inhu akan segera diproses apabila kondisi keuangan daerah mulai membaik.
Karena saat ini, Pemkab Inhu masih menunggu dana transfer dari pusat.
“Pencarian TPP PNS belum bisa dilakukan akibat dana belum ditransfer oleh pusat,” ucap Risdiwiantoro.
Menurutnya, hal ini juga mengacu pada kondisi normal di tahun sebelumnya, ketika dana transfer dari pusat sudah diterima di triwulan pertama.
Namun pada tahun ini hingga menjelang akhir April 2025, dana tersebut belum masuk ke kas daerah.
Biasanya pada tahun sebelumnya, pada triwulan pertama sudah masuk transfer pusat sebanyak 25 persen.
“Semoga di awal bulan Mei ini, pusat sudah mentransfer dana ke kas daerah,” harapnya.
Kondisi TPP saat ini, Pemkab Inhu sudah mencairkan untuk bulan Januari 2025 pada bulan Maret lalu. Sedangkan R TPP bulan Februari, terjadi penundaan.(kas)
Editor : Arif Oktafian