Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Iran Tak Gentar Bertempur Lawan AS, Mayjen Hatami: Berjuang Sampai Titik Darah Penghabisan

Redaksi • Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:05 WIB
Ilustrasi konfrontasi militer antara AS-Israel dengan Iran. (Gemini AI)
Ilustrasi konfrontasi militer antara AS-Israel dengan Iran. (Gemini AI)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Ancaman lanjutan perang di Timur Tengah dari Washington terus menggema. Namun demikian Iran tak gentar. 

Iran pun menyatakan tekadnya akan terus melawan Amerika Serikat (AS) hingga kemenangan penuh tercapai. "Iran akan melanjutkan perjuangan hingga kemenangan penuh tercapai," kata Kepala Angkatan Darat Iran Mayor Jenderal Amir Hatami, mengutip Dunya News.

Hatami menegaskan angkatan bersenjata Iran berada dalam kondisi siap penuh untuk menghadapi berbagai ancaman, termasuk kemungkinan eskalasi konflik dengan Amerika Serikat dan sekutunya.

Baca Juga: Menlu Iran Minta BRICS Kutuk Serangan AS-Israel

Sementara di tengah memanasnya situasi, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Teheran terhadap Amerika Serikat. Menurutnya, pesan-pesan yang saling bertentangan dari Washington justru memperumit jalur diplomasi.

Berbicara di New Delhi saat menghadiri pertemuan menteri luar negeri BRICS, Araghchi mengatakan Iran masih berupaya menjaga gencatan senjata demi memberi ruang bagi diplomasi. Namun, ia menilai ada sejumlah kekuatan yang berusaha menggagalkan proses perundingan. "Iran tidak memiliki kepercayaan terhadap Amerika Serikat," tegasnya.

Di sisi lain Amir Hatami mengatakan, keyakinan menjadi faktor utama yang membuat militer Iran mampu menghadapi tekanan militer negara-negara besar. Hatami bahkan menyinggung kemampuan jet tempur F-5 Iran yang sebelumnya mampu menembus wilayah pertahanan militer Amerika Serikat di Kuwait meski dijaga sistem pertahanan canggih.

Baca Juga: Ungkap Kedekatannya dengan Sung Si Kyung, Raisa: Bermula dari Nonton Konser atas Undangan Teman

Menurut dia, Iran tidak akan membiarkan ancaman asing mengganggu kedaulatan nasional maupun integritas wilayah negara tersebut. Hatami memastikan seluruh kekuatan militer Iran akan digunakan untuk mempertahankan negara. Ia juga menegaskan 'misi suci' tersebut akan terus dijalankan dengan seluruh energi dan sumber daya yang dimiliki. "Kami akan melanjutkan tugas ini hingga tetes darah terakhir," ujarnya.

Kembali ke Araghchi, ia menepis anggapan bahwa upaya mediasi Pakistan telah gagal di tengah ketegangan regional yang terus berlangsung. "Misi Pakistan belum gagal," kata Araghchi kepada wartawan.

Ia menegaskan Iran tetap membuka pintu dialog, tetapi hanya jika pihak lawan menunjukkan keseriusan dan sikap adil dalam negosiasi. "Dialoh masih ada," bebernya.

Sumber: Jawapos.com

 

Editor : Rinaldi
#titik darah penghabisan #kemenangan penuh #perang iran