JALUR GAZA (RIAUPOS.CO) – Jumlah korban tewas di Gaza terus bertambah akibat gelombang serangan tanpa henti Israel. Kementerian Kesehatan di Gaza mencatat, hingga Kamis (4/4), korban tewas mencapai 33.037 jiwa.
Dilansir Agence France-Presse (AFP), jumlah itu termasuk 62 orang yang tewas dalam 24 jam terakhir. Angka itu ditambah 75.668 orang yang terluka di Jalur Gaza sejak serangan 7 Oktober 2023.
Kondisi makin diperparah seusai serangan Israel yang membunuh tujuh kru World Central Kitchen (WCK). Sejak kekejaman yang terjadi Senin (1/4) itu, pengiriman bantuan ke Gaza melalui laut ditangguhkan.
Terpisah, langkah Iran untuk membalas serangan Israel kian nyata. Negeri Kaum Mullah itu masih marah atas serangan Zionis di Kedutaan Iran di Damaskus, Suriah.
Juru bicara kelompok paramiliter Garda Revolusi Iran memastikan pihaknya akan membalas dendam kepada Israel. Serangan Israel pada Senin lalu menewaskan 12 orang, termasuk dua jenderal Iran dan anggota kelompok militan Lebanon, Hizbullah.
’’Dalam waktu dekat, kami akan melihat pukulan mematikan terhadap rezim Zionis dan front perlawanan akan melaksanakan tugasnya dalam hal ini,’’ kata Jenderal Ramezan Sharif di Teheran pada Rabu (3/4). Sharif mengklaim bahwa PM Israel Benjamin Netanyahu mencoba untuk mengalihkan opini global lewat serangan itu.
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei juga memperingatkan Israel. ’’Dengan pertolongan Tuhan, kami akan membuat Zionis menyesal atas kejahatan agresi mereka terhadap konsulat Iran di Damaskus,’’ tegas Khamenei, berbicara dalam bahasa Ibrani. (dee/c12/bay/jpg)
Editor : RP Arif Oktafian