JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sebanyak 40 warga negara Indonesia (WNI) dan 1 warga negara asing (WNA) yang dievakuasi dari Lebanon tiba di tanah air, Senin (7/10). Serangan bom yang didengar dan dirasakan nyaris setiap hari membuat mereka memutuskan untuk segera meninggalkan negara yang dijuluki Paris dari Timur tersebut.
Pemulangan WNI itu dibagi menjadi dua. Kelompok pertama, terdiri atas 20 WNI dan 1 WNA, tiba kemarin sekitar pukul 07.40 WIB di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, menggunakan pesawat Qatar Airways QR 958. Sementara kelompok kedua, yang terdiri atas 20 WNI, tiba sekitar pukul 15.40 WIB menggunakan Emirates EK 356.
Salah seorang WNI yang dievakuasi, Ni Luh Suarnadi, penumpang di kloter kedua, mengaku tak berpikir dua kali ketika ada tawaran dari KBRI Beirut. WNI asal Bali itu merasakan sendiri efek bom di dekat area tempat kerjanya di Bir Hassan, Beirut. Dia ingat betul bagaimana suara dentuman begitu keras hingga membuat bangunan sekitarnya bergetar hebat. Editor : RP Arif Oktafian