JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Perang Timur Tengah terus berlanjut. Adalah Israel yang terus melancarkan serangan ke Lebanon Selatan. Peperangan antara Israel Defense Force (IDF) dengan Hizbullah di Lebanon semakin membabi buta, hingga korban terus berjatuhan, termasuk dari anggota TNI yang bertugas di sekitar medan pertempuran juga luka-luka.
Markas Besar (Mabes) TNI mengonfirmasi bahwa kontak tembak antara Israel Defense Force (IDF) dengan Hizbullah menyebabkan salah satu tower pengamatan di Markas United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), Naqoura, Lebanon Selatan terkena tembakan Tank Merkava milik IDF.
Baca Juga: Perang Timur Tengah Meluas, Ratusan Rudal Balistik Iran Serbu Israel Bakal Dibalas Serangan Besar
Akibatnya, prajurit TNI yang bertugas di sana mengalami luka-luka. Berdasar informasi yang beredar, dikabarkan ada dua prajurit TNI yang terluka akibat tembakan tersebut.
Namun demikian, Mabes TNI tidak menyebutkan jumlah personel TNI yang terluka pasca peristiwa tersebut.
Baca Juga: 11 Mahasiswa Riau di Lebanon Sudah Dipulangkan ke Pekanbaru
"Akibat kejadian tersebut personel TNI terkena rekoset, mengalami luka ringan pada kaki dan dalam kondisi normal," terang Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Hariyanto pada Kamis malam (10/10/2024).
Informasi yang diterima oleh Mabes TNI menyebutkan bahwa aksi saling serang antara IDF dan Hizbullah terjadi Kamis sekitar pukul 05.05 waktu Naqoura. Kontak tembak dan saling serang di antara kedua belah pihak terpantau dan terdengar oleh pasukan UNIFIL yang berada di markas.
Baca Juga: 65 WNI Dievakuasi dari Lebanon Tiba di Tanah Air
"Terdengar ledakan dan luncuran (senjata) dari kedua belah pihak," ungkap Mayjen Hariyanto.
Jenderal bintang dua TNI AD itu pun menambahkan, situasi panas antara IDF dan Hizbullah terus terjadi hingga Tank Merkava IDF terpantau keberadaannya di sekitar Green Hill.
Baca Juga: Lebanon Berkabung, Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah Tewas dalam Serangan Israel di Beirut
Tidak lama setelah itu, salah satu tower pengamatan di Markas UNIFIL kena hantam tembakan Tank Merkava milik IDF. Berdasar foto yang beredar, tower yang terkena hantaman sampai berlubang.
Baca Juga: AS Jadi Negosiator, Joe Biden Berharap Iran Tak Serang Israel
"Roket luncuran mengenai tower pengamatan 14 yang diduduki oleh personel pengamat situasi," terang Kapuspen.
Dari keterangan yang disampaikan oleh UNIFIL melalui akun media sosial resmi mereka, disampaikan bahwa dua orang personel Pasukan Penjaga Perdamaian mengalami luka-luka setelah Tank Merkava milik IDF menembakkan senjatanya ke arah menara pengamatan di Markas UNIFIL, Naqoura.
Baca Juga: Rusia Pasok Rudal Iskander ke Iran, Mahmoud Abbas Akan Bertemu Putin di Rusia
Serangan itu langsung mengenai menara pengamatan dan menyebabkan kedua pasukan penjaga perdamaian terjatuh.
"Untungnya luka mereka (dua Pasukan Penjaga Perdamaian, Red) kali ini tidak serius. Namun, mereka masih dirawat di rumah sakit," tulis UNIFIL.
Editor : RP Eka Gusmadi Putra