JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Kuda nil sering dianggap sebagai binatang lucu dan menggemaskan. Postur tubuh yang besar dan kulit tebal, membuat binatang ini sepertinya lamban.
Perlu diingat, jaga jarak dengan binatang ini dimanapun berada. Jangan terlalu dekat dengannya. Jika merasa terganggu, binatang ini bisa menjadi sepeti mesin pembantai.
Di Ivory Coast, Afrika Barat, dikabarkan seekor kuda nil liar mengamuk. Binatang itu menenggelamkan sebuah perahu yang dipenuhi penumpang. Sebelas orang hilang, termasuk anak-anak dan seorang bayi.
Menteri Kohesi dan Solidaritas Ivory Coast, Myss Belmonde Dogo, menyampaikan bahwa perahu dengan 14 penumpang itu terbalik saat melintas di Sungai Sassandra, kota Buyo, wilayah barat daya, pada pagi hari Jumat (5/9).
Dikutip dari New York Post, identitas serta usia para korban belum dipublikasikan. Dari total penumpang, baru tiga orang yang dipastikan selamat.
"Dengan rasa duka mendalam, kami menerima kabar bahwa sebelas orang, termasuk perempuan, anak-anak, serta seorang bayi, hilang setelah perahu terbalik akibat serangan kuda nil," ujar Dogo.
Upaya penyelamatan terus berlangsung untuk menemukan para korban yang hilang. "Tragedi ini meninggalkan kesedihan mendalam. Pemerintah Côte d'Ivoire menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan turut berempati pada para penyintas," lanjutnya.
Menurut laporan CBS, terdapat sekitar 500 ekor kuda nil di Ivory Coast, sebagian besar hidup di sungai-sungai kawasan selatan. Diperkirakan, sekitar 500 orang tewas setiap tahunnya akibat serangan hewan yang terlihat jinak namun sangat berbahaya ini.
Para ahli menyebut, panjang tubuh mereka dapat mencapai 11 kaki dengan tinggi sekitar 5 kaki. Kuda nil sendiri merupakan mamalia darat terbesar kedua setelah gajah, dengan bobot bisa mencapai 7.000 pon.
Sumber: Jawapos.com
Editor : Rinaldi