Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Syarat Jadi Kumari Berat, Bocah Perempuan 2 Tahun Terpilih sebagai Dewi Perawan Nepal

Redaksi • Jumat, 3 Oktober 2025 | 09:47 WIB
Aryatara Shakya, bocah dua tahun yang terpilih sebagai Kumari atau dewi hidup di Nepal
Aryatara Shakya, bocah dua tahun yang terpilih sebagai Kumari atau dewi hidup di Nepal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Ada hal yang menarik baru dari Nepal. Bocah perempuan berusia dua tahun delapan bulan, Aryatara Shakya, resmi terpilih sebagai Kumari atau dewi perawan baru. Aryatara Shakya menggantikan Kumari sebelumnya yang berhenti karena memasuk masa pubertas.

Kumari merupakan sosok yang disembah oleh umat Hindu dan Buddha. Pada Selasa (30/9/2025), Aryatara diantar keluarganya dari rumah sederhana di gang sempit Kathmandu menuju kuil, bertepatan dengan salah satu perayaan penting umat Hindu di Nepal.

Untuk diketahui, syarat menjadi Kumari sangat ketat, gadis berusia dua hingga empat tahun, memiliki kulit, rambut, gigi, dan mata yang bersih, serta tidak boleh merasa takut terhadap kegelapan.

Dalam perayaan penting umat Hindu di Nepal, Kumari mengenakan pakaian merah, rambut disanggul, dan terdapat lukisan mata ketiga di dahi.

Aryatara kemudian diarak keluarga, sahabat, dan para penganut Hindu melewati jalan-jalan Kathmandu sebelum memasuki kuil yang akan menjadi tempat tinggalnya selama beberapa tahun ke depan.

Sebagai bentuk penghormatan, umat Hindu memberi isyarat menyentuh kaki Aryatara dengan dahi mereka, serta mempersembahkan bunga dan uang. Bahkan, presiden Nepal dijadwalkan bertemu dengan Kumari baru pada Kamis mendatang.

Dijelaskan Ananta Shakya, ayah Aryatara, sejak masa kandungan, istrinya telah bermimpi memiliki seorang dewi, sehingga keluarga yakin Aryatara akan menjadi sosok istimewa. "Kemarin, dia masih putri saya, tapi sekarang dia seorang dewi," ujarnya.

Menjadi Kumari tidaklah mudah. Ini berarti menjalani kehidupan terkurung. Anak-anak ini hanya boleh keluar pada festival tertentu, memiliki sedikit teman sebaya, dan harus hidup di dalam kuil.

Banyak mantan Kumari yang kesulitan menyesuaikan diri dengan kehidupan normal setelah masa baktinya berakhir. Bahkan, legenda Nepal menyebutkan pria yang menikahi mantan Kumari dipercaya akan meninggal muda, sehingga banyak dari mereka memilih hidup melajang.

Trisha Shakya, mantan Kumari yang kini berusia 11 tahun, juga hadir pada upacara di kuil tersebut. Ia diusung keluar kuil dengan tandu oleh keluarga dan pendukungnya. Trisha pernah menjadi dewi hidup sejak 2017.

Kini, tradisi Kumari itu mengalami perubahan. Kumari diperbolehkan belajar dengan guru privat di dalam kuil, menonton televisi, bahkan mendapat tunjangan pensiun dari pemerintah. Perubahan ini diharapkan memberi jalan bagi para Kumari untuk bisa menyesuaikan diri lebih baik setelah kembali menjadi warga biasa.

Sumber: Pojoksatu.id

Editor : Rinaldi
#nepal #Kumari Aryatara Shakya #bocah 2 tahun #Dewi Hidup