Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Rudal Balistik Iran Targetkan Infrastruktur Energi Israel, Tel Aviv Sempat Gelap Gulita

Redaksi • Selasa, 10 Maret 2026 | 13:47 WIB

Ilustrasi serangan balik Iran ke infrastruktur vital Israel.
Ilustrasi serangan balik Iran ke infrastruktur vital Israel.


JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Perang Iran vs Israel-Amerika tensinya terus meningkat hingga pekan kedua Maret 2026 ini. Ketegangan antara Iran dan Israel meningkat setelah Teheran melancarkan serangan rudal balistik yang menargetkan infrastruktur energi penting Israel. Serangan yang terjadi pada malam hari itu dilaporkan memicu pemadaman listrik di sejumlah wilayah sekitar Tel Aviv, bahkan membuat beberapa kawasan kota tersebut sempat gelap gulita.

Serangan ini disebut sebagai bagian dari aksi balasan Iran dalam konflik yang semakin memanas antara kedua negara.

Salah satu target utama dalam serangan tersebut adalah Orot Rabin Power Station, pembangkit listrik besar yang berada di dekat kota Hadera, sekitar 45 kilometer di utara Tel Aviv.

Pembangkit listrik tersebut merupakan salah satu fasilitas energi paling vital di Israel. Dengan kapasitas sekitar 2.590 megawatt, fasilitas ini diperkirakan menyuplai hampir 20 persen kebutuhan listrik nasional Israel.

Laporan awal menyebutkan bahwa serangan rudal mengenai area fasilitas tersebut sehingga memicu gangguan pasokan listrik di sejumlah wilayah pinggiran Tel Aviv dan kawasan Israel bagian tengah.

Beberapa video yang beredar di media sosial juga memperlihatkan dan menarasikan sejumlah kawasan di Tel Aviv tiba-tiba kehilangan penerangan pada malam hari. Warga melaporkan kondisi kota yang mendadak gelap, memicu kekhawatiran terkait keamanan energi di pusat ekonomi Israel tersebut.

Hingga kini, otoritas Israel belum memberikan rincian resmi mengenai tingkat kerusakan pada jaringan listrik nasional. Namun laporan awal menunjukkan adanya gangguan pada pasokan listrik bagi kawasan permukiman maupun area komersial.

Tim darurat disebut segera dikerahkan untuk memulihkan aliran listrik di wilayah terdampak.
Sementara mengutip Times of Islamabad, selain pembangkit listrik, serangan rudal Iran juga dilaporkan menyasar fasilitas kilang minyak di kawasan Teluk Haifa Bay.

Beberapa fasilitas yang terkena dampak termasuk kompleks kilang milik Bazan Group, yang merupakan kompleks pemurnian minyak utama di Israel.

Serangan terhadap fasilitas energi ini dinilai sebagai langkah strategis karena berpotensi memengaruhi ketahanan energi serta aktivitas ekonomi Israel.

Operasi serangan tersebut diklaim dilakukan oleh Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), pasukan elit militer Iran.

 

Menurut pernyataan IRGC, serangan tersebut merupakan aksi balasan atas serangan sebelumnya yang disebut melibatkan operasi gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap infrastruktur energi Iran.

Fasilitas yang sebelumnya diserang disebut mencakup depot bahan bakar serta lokasi penyimpanan minyak di wilayah Tehran dan Alborz Province.

IRGC mengklaim bahwa serangan dilakukan menggunakan rudal balistik presisi tinggi, termasuk model Kheibar Shekan, yang dirancang untuk menghantam target strategis dengan akurasi tinggi.

Pemadaman listrik yang terjadi di wilayah sekitar Tel Aviv turut memengaruhi berbagai layanan publik. Beberapa rumah sakit dan fasilitas penting dilaporkan terpaksa beralih menggunakan generator cadangan untuk menjaga operasional tetap berjalan.

Selain itu, gangguan listrik juga berdampak pada sistem lampu lalu lintas serta transportasi publik yang sempat mengalami gangguan sementara.

Situasi ini menambah tekanan bagi warga yang sebelumnya sudah menghadapi kondisi darurat akibat seringnya sirene peringatan serangan udara dan kewajiban berlindung di bunker.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Eka G Putra
#Tel aviv gelap gulita #perang Iran AS Israel #Tel Aviv Diserang #rudal balistik iran #teheran