Kawasan Teluk Memanas Lagi! Kapal Tanker Sekutu AS di Selat Hormuz Ditembaki Iran, Ini Penyebabnya

Redaksi • Dipublikasikan Minggu, 19 April 2026 | 10:37 WIB
Kapal Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGCN). (Reuters)
Kapal Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGCN). (Reuters)

(RIAUPOS.CO) --  Eskalasi di jalur energi paling vital dunia, Selat Hormuz, kembali meningkat. Armada laut Islamic Revolutionary Guard Corps Navy (IRGC Navy) dilaporkan memaksa sedikitnya dua kapal berbalik arah keluar dari Selat Hormuz pada Sabtu (18/4/2026), bahkan dengan tembakan sebagai peringatan.

Langkah ini menandai pengetatan kontrol militer Iran atas jalur sempit yang sebelumnya menjadi penghubung sekitar seperlima perdagangan minyak global di Kawasan Teluk.

Menurut sejumlah laporan pelayaran, kapal-kapal yang melintas menerima pesan radio dari IRGC Navy yang menyatakan bahwa Selat Hormuz kembali ditutup dan tidak ada kapal yang diizinkan melintas.

 Baca Juga: Harga LPG Nonsubsidi Juga Naik per 18 April 2026, Berikut Rincian Harga Terbarunya!

Sementara itu, UK Maritime Trade Operations (UKMTO) yang berbasis di Dubai mengungkapkan bahwa dua kapal patroli bersenjata Iran melepaskan tembakan ke arah sebuah kapal tanker dan kapal lain di wilayah timur laut Oman.

Laporan lain dari TankerTrackers menyebut dua kapal asal India dipaksa mundur dari selat tersebut. Salah satunya merupakan supertanker VLCC berbendera India yang mengangkut sekitar dua juta barel minyak Irak. Dampak insiden ini terhadap muatan maupun kapal belum dapat dipastikan.

Pemerintah Iran sendiri sebelumnya menyatakan kembali memberlakukan pengelolaan militer ketat di Selat Hormuz. Dalam pernyataan yang disiarkan televisi nasional, komando militer pusat Iran menuding Amerika Serikat melanggar komitmen dengan tetap menjalankan blokade laut terhadap kapal-kapal yang menuju dan keluar dari pelabuhan Iran.

Baca Juga: Tunjukkan Foto Jokowi Sungkem ke Dirinya, Jusuf Kalla: Saya yang Bawa dari Solo untuk Jadi Gubernur di Jakarta!

Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, bahkan menegaskan kesiapan angkatan laut negaranya untuk memberikan 'kekalahan pahit baru' kepada musuh-musuh Iran melalui pesan di kanal Telegram resminya.

Sementara itu, mengutip The National, beberapa jam sebelum insiden, Presiden AS Donald Trump sempat menyebut ada 'kabar cukup baik' terkait Iran, meski tidak merinci lebih jauh.

Namun, ia juga memperingatkan bahwa konflik bisa kembali pecah jika tidak ada kesepakatan damai sebelum masa gencatan senjata dua pekan berakhir pada Rabu mendatang.***

Baca Juga: Real Sociedad Kalahkan Atletico Madrid lewat Adu Penalti untuk Menangkan Copa del Rey Keempat

 

 

Editor : Edwar Yaman
Sumber : jawapos.com
sekutu as iran as serang iran selat hormuz gencatan senjata