Seperti dilansir Gulf News, menurut laporan otoritas setempat, enam orang yang terlibat dalam penyelenggaraan aktivitas tersebut langsung diamankan di lokasi kejadian. Polisi kini membuka penyelidikan kriminal terkait dugaan kelalaian yang menyebabkan kematian korban.
Berdasarkan keterangan kepolisian dan sejumlah saksi yang dihimpun petugas penyelamat, Rodrigues de Freitas diluncurkan dari platform sebelum tali pengaman utamanya terpasang dengan benar.
Baca Juga: Israel Didesak Buka Blokade di Jalur Gaza
Tim medis darurat dan petugas pemadam kebakaran tiba tidak lama setelah insiden terjadi pada Sabtu pagi waktu setempat. Namun, korban mengalami luka berat di beberapa bagian tubuh dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Beberapa saat sebelum melakukan lompatan, Rodrigues de Freitas sempat mengunggah foto di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut terlihat gelang pengaman yang dikenakannya dengan latar belakang jembatan tempat aktivitas berlangsung.
Baca Juga: Tembus 94 Dollar AS per Barel, Harga Minyak Dunia Kembali Naik Usai Iran Tutup Selat Hormuz
Menurut laporan Daily Mail, unggahan itu disertai keterangan bernada bercanda yang mempertanyakan siapa yang mengizinkannya mengikuti aktivitas ekstrem tersebut.
Tragedi ini kembali memicu sorotan terhadap standar keselamatan di berbagai lokasi wisata petualangan yang populer di Brazil.
Wali Kota Limeira, Murilo Félix, menyatakan pihaknya akan membawa persoalan tersebut ke otoritas federal. Ia juga mendesak adanya pertanggungjawaban yang jelas terkait kondisi keselamatan di lokasi tersebut.
Menurut Félix, area yang dikelola pemerintah federal itu sudah lama dikenal memiliki risiko tinggi. Namun hingga kini, langkah-langkah pengamanan dan pengawasan yang memadai dinilai belum diterapkan secara optimal. Pemerintah kota pun meminta evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keselamatan guna mencegah insiden serupa terulang di masa mendatang.(jpg)
Editor : Arif Oktafian