TOKYO (RIAUPOS.CO) - Dua negara di belahan dunia berbeda diguncang gempa bumi kuat, Kamis (25/6). Di Venezuela, gempa berkekuatan besar menewaskan sedikitnya 32 orang dan melukai sekitar 700 lainnya. Sementara itu, gempa magnitudo 6,9 yang mengguncang Jepang utara menyebabkan enam orang terluka dan mengganggu layanan transportasi.
Korban terbesar terjadi di Venezuela. Dua gempa beruntun berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang negara Amerika Selatan tersebut hanya dalam selang waktu 39 detik. Berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), pusat gempa berada di dekat Moron, sekitar 168 kilometer di barat ibu kota Caracas, dengan kedalaman 13 kilometer.
Presiden sementara Venezuela Delcy Rodríguez mengatakan jumlah korban masih berpotensi bertambah karena proses pencarian dan penyelamatan masih berlangsung. “Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan bersatu,” ujarnya seperti dilansir dari The Guardian.
Baca Juga: Kapal Pertamina Gamsunoro Lolos Blokade Selat Hormuz
Sementara itu di Jepang, gempa magnitudo 6,9 mengguncang wilayah utara negara tersebut kemarin pagi waktu setempat. Badan Meteorologi Jepang (JMA) mencatat pusat gempa berada sekitar 50 kilometer di lepas pantai Prefektur Iwate. Guncangan terkuat mencapai level 6 pada skala intensitas seismik Jepang di Kota Hashikami, Prefektur Aomori. Meski terasa hingga Tokyo, JMA memastikan tidak ada ancaman tsunami.
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan pemerintah telah membentuk gugus tugas untuk memantau dampak gempa. “Tidak ada kekhawatiran akan tsunami. Namun warga di daerah terdampak harus tetap waspada terhadap kemungkinan gempa lain dengan magnitudo serupa,” katanya.(lyn/gas/jpg)
Editor : Arif Oktafian