NEW JERSEY (RIAUPOS.CO) - Final Piala Dunia (Pildun) FIFA 2026 antara Argentina vs Spanyol jadi momentum bertemunya dua tokoh dunia yang dikabarkan sedang tidak akur. Adalah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Perdana Menteri (PM) Spayol yang bersua hingga berjabat tangan jelang laga seru di MetLife Stadium, New Jersey, Senin (20/7/2026).
Dikabarkan, sejak awal pekan, kehadiran Pedro Sanchez sempat dipertanyakan kepastiannya. Pasalnya, hubungan antara pemerintah Amerika Serikat dan Spanyol sedang tegang akibat isu tarif dagang.
Dilansir dari Diario AS, Sanchez tiba sesaat sebelum pertandingan final piala dunia timnas Spanyol vs Argentina dimulai. Setelah lagu kebangsaan, Sanchez terlihat berjabat tangan dengan Donald Trump di tribun VIP.
Baca Juga: Hari Ini Harga Emas Bersaing, Antam Rp2.719.000 per Gram, Galeri24 Rp2.587.000 dan UBS Rp2.599.000
Presiden FIFA Gianni Infantino juga tampak berada di samping mereka. Selain itu, Raja Felipe VI dan Ratu Letizia dari Spanyol juga ikut menyapa Donald Trump. Sebelumnya, Sanchez dikabarkan hampir absen karena agenda lain dan pengalaman kurang menyenangkan di Kejuaraan Eropa di Berlin.
Trump pun sempat melambaikan tangan kepada penonton dari balik kaca tribun. Sementara itu, Infantino tampak berfoto bersama keluarga Trump, termasuk Eric Trump, Lara Trump, anak-anak mereka, serta Barron Trump yang juga hadir di laga tersebut.
Pengamanan di stadion pun berlangsung ketat. Sejumlah area ditutup sekitar satu jam sebelum pertandingan untuk mengamankan kedatangan Trump. Protokol keamanan tingkat tinggi juga diterapkan demi memastikan kelancaran acara.
Baca Juga: Gol Ferran Torres Bawa Spanyol Juara Piala Dunia FIFA 2026, Sengit hingga Tambahan Waktu, Pemain Argentina sampai Diganjar Kartu Merah
Selain itu, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney sebagai perwakilan tuan rumah bersama juga hadir di tribun VIP.
Sementara itu, Presiden Argentina Javier Milei dilaporkan tidak hadir langsung di stadion karena alasan takhayul dan memilih menyaksikan pertandingan dari rumah.
Menjelang laga, Trump menolak menjagokan salah satu tim, tetapi memuji Lionel Messi.
Baca Juga: Penurunan TKD dari Pemerintah Pusat, Pemkab Inhu Belum Bisa Bayarkan Gaji ke-13
“Menurut saya, sulit untuk tidak menjagokan Messi. Saya melihat operan itu, yah, mungkin itu bisa disebut operan. Eksekusinya benar-benar sempurna. Memang butuh bakat untuk menyundul bola yang datang dengan kecepatan seperti itu, tapi hasilnya sempurna,” ujar dia dalam wawancara dengan Fox Sports.
Sementara itu, Sanchez menghindari isu politik dan menekankan persatuan melalui olahraga.
“Ada banyak hal yang menyatukan masyarakat Amerika dan Spanyol. Terlepas dari perbedaan, olahraga menyatukan kita,” kata Sanchez.
Sang Perdana Menteri juga optimistis terhadap Piala Dunia 2030.
“Kami melanjutkan estafet Piala Dunia yang hebat dan saya yakin kami bisa membuatnya lebih baik lagi,” tambah dia.
Sumber: Jawapos.com
Editor : Eka G Putra