Serangan Rudal dan Drone Houthi ke Riyadh Sebabkan Harga Minyak Dunia Turun

Redaksi • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 08:55 WIB
Ilustrasi kelompok Houthi Yaman meluncurkan serangan rudal balistik. (Ilustrasi ChatGPT Image)
Ilustrasi kelompok Houthi Yaman meluncurkan serangan rudal balistik. (Ilustrasi ChatGPT Image)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran menyerang Riyadh, Arab Saudi. Rudal dan drone dikerahkan. Hal itu menyebabkan harga minyak mentah dunia turun pada perdagangan Senin (21/9).

Kondisi itu menyebabkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat (AS) turun 1,03 poin atau 1,01 persen ke level 94,64 dollar per barel atau lebih rendah jika dibandingkan dengan perdagangan Jumat (18/9) pagi sebesar 100,86 dollar per barel.

Sementara melansir Investing pada pukul 07:55 WIB, kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 0,33 poin atau 0,32 persen ke level 102,41 dollar per barel atau lebih rendah jika dibandingkan dengan perdagangan Jumat (18/9) pagi sebesar 103,77 dollar per barel.

Baca Juga: Teknologi Parkir di Ruang Sempit hanya Pendukung, Jangan cuma Andalkan Sensor, Ini Caranya

Pemerintah Arab Saudi mengonfirmasi kelompok Houthi mencoba menyerang ibu kota Riyadh menggunakan rudal balistik. Serangan tersebut menjadi upaya pertama Houthi menargetkan Riyadh sejak eskalasi perang Iran.

Dilansir Reuters, serangan Kelompok Houthi meningkatkan ketegangan di Timur Tengah di tengah kebuntuan antara AS dan Iran. Houthi juga disebut mencoba menyerang infrastruktur sipil di kota pelabuhan Laut Merah Yanbu, lokasi jaringan pipa utama Arab Saudi. Serangan lainnya juga mengincar Taif, Baysh, dan Farasan, seluruhnya berhasil digagalkan.

Arab Saudi mengatakan rudal Houthi berhasil dicegat. Sejumlah warga Riyadh sempat mendengar ledakan dan melihat kepulan asap di sekitar bandara, namun tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan.

Baca Juga: Pembelajaran Jarak Jauh di Pekanbaru Diperpanjang 21-22 September

Sebelumnya, Houthi mengklaim telah menargetkan sejumlah lokasi sensitif di Riyadh serta fasilitas raksasa minyak Saudi Aramco di Yanbu hingga menyebabkan kebakaran besar.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Rinaldi
serengan houthi rudal dan drone harga minyak dunia turun