Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

KPU Kampar Pastikan Tidak Ada Pemungutan Suara Susulan di TPS Rawan Banjir, Ini Alasannya

Kamaruddin • Senin, 5 Februari 2024 | 23:34 WIB

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kampar memastikan tidak ada Pemungutan Suara Susulan (PSS) karena TPS yang terdampak banjir.

Pj Sekda Yusri, Ketua KPU Kampar Maria Aribeni serta perwakilan forkopimda saat FGD di Aula Kantor Bupati Kampar, Bangkinang, Senin (5/2/2024).
Pj Sekda Yusri, Ketua KPU Kampar Maria Aribeni serta perwakilan forkopimda saat FGD di Aula Kantor Bupati Kampar, Bangkinang, Senin (5/2/2024).

Tercatat ada 13 TPS di Kabupaten Kampar yang terdampak banjir, namun yang dianggap perlu perhatian khusus yaitu di Kecamatan Siak Hulu,
Hal ini dibahas saat Forum Group Discusion (FGD) antisipasi Pemungutan Suara Susulan (PSS) untuk daerah rawan banjir dan distribusi logistik Pemilu 2024 di Aula Kantor Bupati Kampar, Bangkinang, Senin (5/2/2024).

Adapun desa yang mengalami kondisi banjir yaitu, Desa Buluh Cina sebanyak 6 TPS, Desa Tanjung Balam sebanyak 7 TPS, dan Desa Lubuk Siam. Dan berdasarkan laporan Bawaslu per hari ini, Senin,(5/1/2024) tersisa 3 TPS yang berada di Kecamatan Siak Hulu yang masih terdampak banjir.

Ketua KPU Kampar, Maria Aribeni menyampaikan bahwa, kegiatan FGD ini merupakan wadah untuk membicarakan langkah-langkah preventif dalam mencegah kondisi yang tidak mendukung menjelang hari pemungutan suara, 14 Februari 2024 nanti.

"Dalam kegiatan ini, kami sengaja lakukan dengan mengundang unsur Forkopimda Kabupaten Kampar, dan kawan-kawan awak media untuk membicarakan hal-hal substansi tentang kendala-kendala yang dapat terjadi menjelang hari pemungutan dan penghitungan Suara pada 14 Februari 2024 nanti," ungkap Maria Aribeni.

Maria Aribeni berharap ada saran dan masukan dari setiap tamu undangan yang hadir, Forkopimda maupun rekan-rekan media yang hadir terkait langkah yang akan dijadikan alternatif dalam pelaksanaan Pemilu jika terjadi kendala yang tidak diinginkan.

'’Pemda Kampar, Polres Kampar, serta Kodim 0313/KPR, alhamdulillah bersedia membantu dalam pendistribusian logistik menuju daerah yang rawan bencana" tutupnya.

Sementara itu, Pj Sekda Kampar Yusri menjelaskan, Pemkab Kampar memastikan pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan lancar tidak ada Pemungutan Suara Susulan (PSS) karena TPS yang terdampak banjir. Sebagai bentuk komitmen Pemkab Kampar dalam ikut menyukseskan Pemilu 2024, pihaknya siap memfasilitasi pendistribusian logistik daerah rawan banjir.

Yusri mengatakan, untuk pelaksanaan pemilu, Pemda Kampar sudah menerima laporan apabila ada kendala terkait kendaraan pendistribusian logistik yang rawan banjir dan jalur sulit akan mempersiapkan mobil roda empat atau doble gardan sebagai bentuk antisipasi terhadap PSS.

"Dari 21 Kecamatan di kabupaten kampar terdapat 33 desa, dan kelurahan berdampak banjir dari 11 Kecamatan yang ada di Kampar," katanya.

Yusri mengatakan, yang perlu menjadi catatan bersama adalah mulai pelaksanaan atau tempat-tempat pemungutan suara, sebab saat ini masih terjadi curah hujan yang tinggi dan akan berdampak banjir.

“Melihat hal di atas, perlu kolaborasi bersama pemerintah, KPU, Bawaslu, TNI, Polri dan pihak lainnya untuk terus kita kawal, mulai dari pendistribusian logistik sampai pemilu nantinya," tegasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, PJ Sekda Kampar, Yusri, Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja diwakili Kasat Intel Asril, Dandim 0313/KPR Letkol Inf Setiawan Hadi Nugroho diwakili oleh Passandi Lettu Inf Suhendri, Ketua KPU Kampar,Maria Aribeni, dan komisioner KPU, Sardalis, Komisioner Bawaslu Kampar Fadriansyah Miki AB, Mustaqim Akbar, Amin S, perwakilan Parpol, serta insan pers se-Kabupaten Kampar.

Laporan: Kamaruddin (Bangkinang)

 

Editor : RP Edwir Sulaiman
#tps #pj sekda kampar #Pemilu 2024 #banjir kampar #kpu kampar