Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Diduga Dibunuh, Warga Desa Lubuk Sakat Temukan Mayat Bayi Perempuan dalam Kebun Sawit

Kamaruddin • Senin, 13 Mei 2024 | 15:58 WIB

Jenazah bayi perempuan sudah tidak bernyawa saat dievakuasi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Ahad (12/5/2024).
Jenazah bayi perempuan sudah tidak bernyawa saat dievakuasi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Ahad (12/5/2024).
PERHENTIANRAJA (RIAUPOS.CO) -- Warga Desa Lubuk Sakat, Kecamatan Perhentian Raja heboh dengan ditemukan seorang bayi perempuan sudah tidak bernyawa di dalam kebun sawit milik Abdul Karim, Ahad (12/5/2024), sekitar pukul 11.30 WIB.

Bayi malang tersebut ditemukan oleh anak pemilik kebun sawit Erna (46), saat memanen sawit orang tuanya bersama dua orang tukang panen sawit.

Hal ini diungkapkan Kapolres Kampar Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kapolsek Perhentian Raja Ipda Riko Rizki Masri.

"Benar korban ditemukan oleh warga saat memanen sawit dan diduga korban dibunuh sebelum korban dibuang," terangnya.

Awal kejadian ini Ahad (12/5/2024) sekitar pukul 08.00 WIB, Erni bersama orang tuanya Abdul Karim berangkat menuju kebun kelapa sawit miliknya yang terletak di RT 11 Desa Lubuk Sakat, Kecamatan Perhentian Raja.

"Sampai di kebun kelapa sawit tersebut mereka melaksanakan panen dan mengambil buah dalam bentuk brondolan," terang Kapolsek.

Setelah itu, Erni mengutip brondolan di ujung batas kebun kelapa sawit, sekitar pukul 11.30 WIB. Ia melihat ada lalat dan menduga awalnya adalah bangkai anak kambing.

"Namun setelah mendekati sumber lalat tersebut, Erni melihat mayat bayi, lalu secara spontan ia berteriak dan memberi informasi kepada pekerja panen lainnya," jelas Riko.

Selanjutnya, mereka menginformasikan kepada Agung Wasono selaku Ketua RW 6 Desa Lubuk Sakat. "Dan Erni bersama ketua RT melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Perhentian Raja," ujar Kapolsek.

Usai menerima laporan dari mereka, kita langsung ke TKP dan melakukan olah TKP. "Dari hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara, ditemukan karpet plastik dan kain umbul-umbul, yang mana sebelumnya berada di dekat pondok kebun terdapat darah, sehingga diduga sebagai alas yang dipergunakan oleh pelaku pada saat melakukan penganiayaan terhadap bayi," ungkapnya.

Kemudian, mayat bayi tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk proses lebih lanjut. "Doakan semoga pelaku berhasil kita tangkap dan pelaku juga melanggar Pasal 45A Jo Pasal 77A Undang Undang Nomor 35/2014 tentang Perubahan atas Undang –Undang Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 341 KUH Pidana," jelas Kapolsek.

 

Editor : RP Rinaldi
#mayat bayi #kebun sawit #diduga dibunuh