KAMPARKIRIHULU (RIAUPOS.CO) – Bersama masyarakat, Tim Satgas TMMD ke-121 Kodim 0313/KPR ikut mancokau ikan (menangkap ikan) di lubuk larangan Sungai Subayang Desa Tanjung Belit Selatan, Kecamatan Kamparkiri Hulu, Kabupaten Kampar, Ahad (4/8/2024).
Lubuk larangan adalah sungai yang dirawat sebagai kolam ikan warga. Selama setahun tidak seorang pun tanpa kecuali diizinkan menangkap ikan di aliran sungai yang dipagari desa tersebut.
"Hari ini saya sudah membuka lubuk larangan, dan warga bebas menangkap ikan sepanjang lubuk larangan Sungai Subayang di Desa Tanjung Belit Selatan ini,’’ jelas pawang spiritual lubuk larangan Mujazi.
Kepala Desa Tanjung Belit Selatan Rusdi Sahar menjelaskan, setelah usai warga menangkap ikan di lubuk larangan ini, lalu mengumpulkannya. Bersama warga akan membagi-bagikan hasil ikan yang ditangkap sama rata untuk dibawa pulang.
‘’Selain dibawa pulang, kami juga membagikan ikan segar kepada Tim Satgas TMMD dan warga lainnya yang menonton pembukaan lubuk larangan di Desa Tanjung Belit Selatan,’’ jelas Rusdi Sahar.
Rusdi Sahar berharap, agar warga senantiasa terus menjaga keberadaan lubuk larangan di Sungai Subayang Desa Tanjung Belit Selatan ini.
“Sebenarnya kita jangan hanya mengambil saja, kita lepaskan juga bibit ikannya. Yang lebih penting kita harus terus menjaganya agar tradisi ini bisa terus berlangsung,” harap Rusdi.
Antusias warga bersama Tim Satgas TMMD ke-12 Kodim 0313/KPR tak terbendung setelah menunggu setahun lubuk larangan tak dibuka. Sungainya lebar dan arus airnya cukup deras dan berbatu tak membuat semangat Tim Satgas dan masyarakat menangkap ikan di lubuk larangan Sungai Subayang ini.(kom)
Editor : M. Erizal