BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengimbau masyarakat untuk menggunakan kendaraan roda dua dan tidak menggunakan kendaraan roda empat atau lebih.
‘’Ini untuk kelancaran dan kenyamanan pelaksanaan Hari Raya Onam yang akan dilaksanakan pada Senin 7 April 2025 yang dimulai pada pukul 06.00 WIB, untuk menggunakan kendaraan roda dua dan tidak menggunakan kenderaan roda empat atau lebih,’’ jelas Ahmad Yuzar, Ahad (6/4/2025).
Ini sesuai dengan Himbauan Bupati Kampar Nomor 551/DISHUB-PK/K/9 tertanggal 5 April 2025.
Bupati Kampar menyampaikan selamat hari Ayo Onam Tahun 1446 H/2025 M. Minal Aidzin Wal Faidzin mohon maaf lahir Bathin.
Sementara itu sehari sebelumnya, Sekda Kampar Hambali, SE, MH pimpin rapat persiapan perayaan Hari Raya Enam (Ghayo Onam) 2025 bersama kepala OPD, Kepala Bagian, Camat Bangkinang, Kepala Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Bangkinang di Rumah Dinas Sekda Kampar, Bangkinang m, Sabtu (5/4/2025).
Didampingi oleh Asisten III Setda Kampar Ir. Azwan, Sekda Kampar Hambali menekankan agar persiapan dilaksanakan sedemikian mungkin dan tentunya harus sedetailnya, agar pelaksanaan perayaan Hari Raya Enam di Kabupaten Kampar ini dapat berjalan khidmat, aman dan lancar.
Hambali menjelaskan, bahwa Hari Raya Enam atau Ghayo Onam ini, merupakan salah satu tradisi besar di masyarakat Kabupaten Kampar terutama di Kecamatan Bangkinang sekitar, yang kegiatan utamanya adalah ziarah kubur.
’’Tradisi yang sudah turun temurun ini sudah menjadi agenda tahunan baik bagi Pemerintah Kabupaten Kampar maupun masyarakatnya. Istimewanya, di Provinsi Riau bahkan secara nasional Ghayo Onam ini hanya ada dan dilaksanakan di Kabupaten Kampar,’’ jelas Hambali.
Hambali menambahkan, momen Hari Raya Enam inilah masyarakat Kabupaten Kampar yang berada di perantauan kembali untuk berkumpul bersama sanak saudara, berziarah kubur dan bersilahturahmi.
"Pada acara perayaan Hari Raya Enam nanti, yang bertepatan pada Senin7 April 2025, direncanakan Gubernur Riau akan menghadirinya seperti tahun-tahun lalu,’’ jelas Hambali.
Hambali menegaskan, haruslah menyusun segala sesuatunya dengan baik, terkoordinir dan urut. Mulai dari rute ziarah, dan rangkaian-rangkaian kegiatan lainnya.
"Saya ingin seluruh bupati dan wali kota yang ada di Provinsi Riau ini kita undang. Ini juga bertujuan untuk lebih mengenalkan budaya atau tradisi kita,’’ jelas Sekda.
Hambali mengimbau agar nantinya dalam perayaan Hari Raya Enam ini khususnya saat ziarah jangan menggunakan kendaraan roda empat untuk menghindari kemacetan.
Asisten III Azwan menjelaskan, dan berdasarkan hasil rapat, bahwa nantinya pembukaan ziarah kubur atau Hari Raya Enam ini akan dimulai dari Dusun Kampung, Godang, Desa Pulau Lawas, Kecamatan Bangkinang yang dipusatkan di Surau atau Nosa Banjau.
’’Bupati Kampar beserta rombongan akan memulai ziarah kuburnya di pemakaman Musiroh, kemudian dilanjutkan ke pemakaman Daarun Nahdhah Desa Muara Uway,’’ jelas Azwan.
Azwan menambahkan, kemudian rencananya akan menyambut kedatangan Gubernur Riau beserta rombongan di Dusun Uway tepatnya di Masjid Mujahiddin yang langsung mengadakan ziarah kubur di kompleks pmakam Datuk Tabano.
Azwan menambahkan, seluruh jadwal pelaksanaan dari Pemkab Kampar akan disesuaikan kembali dengan jadwal masyarakat di lokasi-lokasi yang sudah ditetapkan. (kom)
Editor : M. Erizal