BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Wakil Bupati Kampar Misharti sangat menyayangkan kejadian yang viral jenazah yang digotong warga Desa Senama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar.
‘’Kita sangat menyayangkan kejadian warga menggotong jenazah di Desa Sinama Nenek karena tidak ada ambulans desa,’’ jelas Misharti, Ahad (4/5/2025).
Misharti menjelaskan, akan menurunkan tim investigasi ke Desa Sinema Nenek penyebab tidak bisa dipakai ambulans desa. Ini akan menjadi bahan evaluasi pelayanan ambulans untuk masyarakat.
’’Ini menjadi perhatian bagi kami bersama Pak Bupati Kampar Ahmad Yuzar. Karena ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat,’’ tegas Misharti.
Misharti menambahkan, sudah mendapatkan laporan tentang kejadian yang di Desa Sinama Nenek ini. Tim investigas yang terdiri dari Inspektorat, Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya segera turun ke Desa Sinama Nenek.
Viral di akun facebook emak daster yang memposting warga Sinama Nenek Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar menggotong jenazah dengan menggunakan sepeda motor, tetapi tidak jadi dan akhirnya empat warga menggotong jenazah tersebut dengan berjalan kaki ke rumah duka.
Informasi di lapangan jenazah tersebut bernama Ilut yang meninggal di kebun sawit, Sabtu siang (3/5/2025). Karena tidak ada ambulans warga akhirnya menggotong jenazah tersebut dari perkebunan sawit ke rumah duka. (kom)
Editor : M. Erizal