BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Bupati Kampar H Ahmad Yuzar menyampaikan turut berdukacita kepada keluarga almarhum Jamilus, salah seorang warga Dusun 1, Desa Senama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar.
Hal ini dikatakannya berkaitan dengan viralnya video jenazah korban digotong warga dari lokasi kejadian ke rumah korban akibat tidak adanya ambulans yang bisa mengangkut mayat korban.
‘’Saya atas nama Bupati Kampar dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar turut berdukacita dan sangat prihatin dengan kejadian tersebut,’’ ucap Ahmad Yuzar, Ahad (4/5).
Ahmad Yuzar berjanji akan melakukan pembenahan dan perbaikan ke depannya terhadap penggunaan mobil ambulans. Baik itu milik desa maupun puskesmas.
’’Dengan kejadian ini tentu, saya sangat prihatin dan akan melakukan evaluasi dengan sebaik-baiknya terhadap pemakaian mobil ambulans desa dan puskesmas,’’ tegas Bupati.
Mantan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar ini sangat berharap ke depannya tidak ada lagi kejadian seperti ini terjadi di Kabupaten Kampar.
‘’Kita tidak mau ada lagi terjadi seperti ini Kabupaten Kampar,’’ tegas Ahmad Yuzar.
Ahmad Yuzar berjanji juga akan meluruskan dan melakukan perbaikan-perbaikan ke depannya terhadap pelayanan kepada masyarakat.
‘’Ini menjadi perhatian kita, kita perlu melakukan perbaikan ke depannya, kita akan luruskan kembali tata kelola ambulans di desa dan puskesmas dengan membuat SOP yang jelas agar kejadian seperti itu tidak terulang lagi,’’ terangnya.(kom)
Editor : Arif Oktafian