KAMPAR KIRI HULU (RIAUPOS.CO) - Bupati Kampar Ahmad Yuzar menghadiri kegiatan bakti religi dan Peduli Lingkungan sempena Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara dan Hari Lingkungan Hidup di Desa Tanjung Belit Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Kamis (19/6/2025).
Selama dua hari tersebut, berbagai kegiatan diikuti langsung oleh orang nomor satu di Kampar itu bersama Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Rocky Gerung, Ustadz Abdul Somad (UAS), Bupati Siak, Bupati Kuantan Singingi, Bupati Indra Giri Hilir dan Bupati Bengkalis.
Pada puncak peringatan, Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengikuti upacara hari lingkungan hidup, sempena Hut ke-79 Bhayangkara di Pulau Tonga Tanjung Belit Kampar Kiri Hulu yang mana pada malamnya mengikuti kajian, tausiah dan muhasabah.
Dan pada pagi ini Bupati Kampar Ahmad Yuzar mendampingi Gubernur Riau Abdul Wahid, Wakapolda Riau mengikuti dialog yang bertema Penyelamatan lingkungan yang diisi oleh UAS dan Rocky Gerung.
Pada dialog tersebut dibahas terkait dengan regulasi, moralitas dan bagaimana kita menghadapi permasahan alam dengan sisi keselarasan, bahwa alam juga perlu sentuhan dan perhatian sebagaimana perhatian kita terhadap makhluk hidup lainya.
Selanjutnya Gubernur Riau, Bupati Kampar dan Wakapolda Riau menyaksikan tari kolosal yang mengangkat tema penanganan alam yang telah dilakukan oleh para pendahulu kita, di mana alam merupakan sahabat bagi manusia yang perlu dijaga akan kelestariannya.
Sementara itu pada upacara yang dipimpin Wakapolda Riau Brigjen Andrianto Jossy Kusumo pada pagi itu, juga dilaksanakan penyerahan bantuan sosial oleh Bupati Kampar kepada masyarakat setempat dan ditutup dengan foto bersama.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan, kegiatan ini telah berlangsung selama dua hari satu malam dan tidur di tenda yang telah disediakan panitia.
"Selama dua hari kita ikuti semua rangkaian," jelas Ahmad Yuzar.
Kegiatan diawali dari bakti sosial dengan penanaman pohon, dan menyerahkan bansos kepala masyarakat Kelurahan Lipat Kampar Kampar Kiri. Kemudian penaburan benih ikan di areal lubuk larangan sungai Subayang Desa Tanjung Belit.
Kemudiam malam tausiah atau ceramah dari tuan guru UAS pembacaan puisi oleh Kapolda, masyarakat bersama Polri juga mengikuti renungan malam atau muhasabah diri.
Selanjutnya hari kedua selesai salat subuh kembali pencerahan sekaligus dialog bersama UAS dan Rocky Gerung, serta terakhir upacara puncak hari lingkungan hidup. (kom)
Editor : M. Erizal