Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

BPBD Kampar Tangani 5 Titik Kebakaran Lahan di Kecamatan Salo dan Kampar, Satu Lokasi Masih Terbakar

Kamaruddin • Jumat, 22 Agustus 2025 | 00:55 WIB
Tim gabungan memadakan api yang  membakar lahan di Desa Salo, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Kamis (21/8/2025).
Tim gabungan memadakan api yang membakar lahan di Desa Salo, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Kamis (21/8/2025).

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan telah terjadi lima kejadian kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Salo dan Kecamatan Kampar pada Rabu (20/8/2025) hingga Kamis (21/8/2025).

Dari lima titik kebakaran tersebut, empat titik berhasil dipadamkan, sementara satu lokasi masih dalam proses pemadaman.

Kalaksa BPBD Kampar Agustar melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, kejadian kebakaran pertama terpantau di Desa Salo, Kecamatan Salo, pada Rabu (20/8/2025) sekitar pukul 11.45 WIB. Lahan yang terbakar berupa semak belukar di atas lahan mineral gambut seluas lebih kiurang 5,80 hektare. Petugas gabungan dari BPBD Kampar, TNI, dan Polri melakukan pemadaman hingga api dinyatakan padam.

Kebakaran kedua terjadi pada Kamis (21/8/2025) pukul 13.38 WIB, juga di Desa Salo, dengan luas terdampak lebih kurang 0,25 hektar. Selanjutnya, pada pukul 14.55 WIB, kebakaran ketiga kembali muncul di titik berbeda di Desa Salo, dengan luas terdampak mencapai lebih kurang 3,5 hektar.

’’Pada sore harinya, pukul 16.00 WIB, kebakaran keempat terjadi di Desa Tanjung Rambutan, Kecamatan Kampar. Kebakaran melanda kebun sawit dan karet milik masyarakat dengan luas lebih kirang 1,4 hektar. Hingga laporan terakhir, api di lokasi ini masih belum padam karena keterbatasan sumber air di lapangan,’’ jelas Adi Candra Lukita.

Adi Candra menambahkan, selain itu, kebakaran kelima juga dilaporkan di belakang Kantor Camat Salo pada Rabu malam (20/8/2025) sekitar pukul 20.00 WIB. Lahan semak belukar seluas lebih kurang 0,5 hektar terbakar, namun api berhasil dipadamkan setelah dilakukan upaya pemadaman bersama satgas gabungan.

’’Dalam penanganan seluruh kejadian, BPBD Kampar menurunkan Satgas TRC Pusdalops bersama unsur TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran, perangkat desa, serta masyarakat. Sejumlah sarana prasarana dikerahkan, termasuk mobil angkut, motor patroli, drone, mesin pompa air, dan gulungan selang pemadam,’’ jelas Adi Candra.

Hingga Kamis malam (21/8/2025) pukul 20.30 WIB, empat titik kebakaran telah berhasil dipadamkan, sedangkan kebakaran di Desa Tanjung Rambutan masih dalam proses penanganan.

Selain itu, data kualitas udara (ISPU) Kabupaten Kampar tercatat pada level Sedang dengan nilai 85 (parameter PM 2,5). BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kampar.

Adi Candra menyampaikan bahwa pihaknya terus siaga penuh dalam menangani potensi kebakaran lahan.

“Kami bersama TNI, Polri, Damkar, dan masyarakat terus melakukan upaya pemadaman serta pendinginan di lokasi kejadian. Satu titik kebakaran masih dalam proses penanganan karena keterbatasan sumber air,” ujarnya.

BPBD Kampar juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di musim kemarau, guna mencegah meluasnya kejadian kebakaran hutan dan lahan. (kom)

Editor : M. Erizal
#bpbd kampar #Kebakaran Lahan di Kampar #pemadaman karhutla #karhutla kampar