KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Dalam dua hari terakhir, empat kejadian kebakaran lahan melanda Kabupaten Kampar. Tiga titik api berhasil dipadamkan Tim Gabungan, sementara satu lokasi kebakaran di Desa Tanjung Rambutan, Kecamatan Kampar masih belum sepenuhnya padam hingga Jumat (22/8/2025) malam.
Kalaksa BPBD Kampar Agustar melalui Kepala Pusdalpos PB Adi Candra Lukita menjelaskan, kebakaran pertama terjadi pada Kamis (21/8/2025) malam di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, dengan luas dampak 0,5 hektare. Api berhasil dipadamkan berkat kerja sama Satgas Gabungan BPBD, TNI, Polri, dan perangkat desa.
Selanjutnya, pada Jumat (22/8/2025), kebakaran meluas di tiga titik lain. Yakni Desa Salo dan Desa Ganting Damai di Kecamatan Salo, serta Desa Tanjung Rambutan di Kecamatan Kampar. Lahan sawit, karet, dan semak belukar terbakar dengan total luas lebih dari 4 hektare.
“Khusus di Desa Tanjung Rambutan, pemadaman masih terkendala karena minimnya sumber air dan lokasi yang berada di perbukitan,” ungkap Adi Candra.
Berdasarkan data BMKG, cuaca di Kampar pada Jumat malam terpantau cerah berawan dengan suhu 25–27°C. Sementara kualitas udara berada pada level Sedang dengan indeks 83, dipengaruhi partikel PM 2,5.
Selain itu, satelit NASA-SNPP juga mendeteksi dua titik panas (hotspot) di wilayah Kampar, masing-masing di Kecamatan Tapung dan XIII Koto Kampar.
BPBD Kampar mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan. “Mari bersama menjaga lingkungan, karena dampak asap tidak hanya merusak alam, tapi juga mengganggu kesehatan,” tegas Adi Candra.(kom)
Editor : Edwar Yaman