BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Ahad sore (7/9/2025), Kabupaten Kampar terpantau aman dari bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar mencatat tidak ada laporan kejadian bencana hingga pukul 16.00 WIB.
Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan karena potensi hujan deras disertai petir dan angin kencang masih mungkin terjadi di beberapa wilayah.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar, Agustar, melalui Kepala Pusdalops PB, Adi Candra Lukita, menjelaskan bahwa kondisi cuaca hari ini cenderung berawan.
Berdasarkan data BMKG, suhu udara berada pada kisaran 25–28°C dengan kelembaban 84 persen. Angin bertiup pelan dari arah utara dengan kecepatan 0,7 km/jam, sementara jarak pandang terpantau sejauh 9 km.
Lebih lanjut, Adi Candra menyebutkan kualitas udara di Kampar masih berada di kategori sedang dengan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) 95. Parameter kritis yang mendominasi adalah partikel halus PM 2,5.
“Artinya, udara relatif aman. Namun, kelompok sensitif tetap disarankan membatasi aktivitas berlebihan di luar ruangan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa meskipun tidak ada bencana yang terjadi, potensi cuaca ekstrem masih perlu diwaspadai.
BMKG memperingatkan kemungkinan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kecamatan XIII Koto Kampar, Bangkinang Kota, Kuok, Salo, dan Bangkinang.
“Sejauh ini kondisi relatif aman, namun masyarakat jangan lengah. Tetap waspada terutama saat beraktivitas di luar ruangan ketika hujan deras turun,” tegas Adi Candra.
Adi Candra menambahkan selain itu, BPBD memastikan tidak ada titik panas (hotspot) yang terpantau di wilayah Kampar hari ini. Hal ini menunjukkan bahwa risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berada pada level rendah.
Editor : Eka G Putra