Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tragedi Tuak di Siak Hulu: Sakit Hati Disebut "RIP" dalam Kiriman Foto di Grup WA, Pria Ini Bunuh Rekan Sendiri

Kamaruddin • Selasa, 23 September 2025 | 13:33 WIB
Jajaran Polsek Siak Hulu meringkus pelaku pembacokan di warung tuak Desa Tanah Merah, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Ahad (21/9/2025).
Jajaran Polsek Siak Hulu meringkus pelaku pembacokan di warung tuak Desa Tanah Merah, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Ahad (21/9/2025).


SIAK HULU (RIAUPOS.CO) – Kasus pembunuhan yang menggemparkan Desa Tanah Merah, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, akhirnya berhasil diungkap. Seorang pria berinisial DA (41) ditangkap polisi usai menikam temannya sendiri hingga tewas di sebuah warung tuak, Ahad (21/9/2025) malam.

Korban diketahui bernama Meiman Serius Zega (40), warga Desa Baru, Kecamatan Siak Hulu. Ia meninggal dunia akibat luka tusukan di bagian dada yang mengenai jantung.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kapolsek Siak Hulu Kompol Hendra Setiawan menjelaskan, motif pelaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran sakit hati.

 Baca Juga: Kotor, DPRD Soroti Jalan Cut Nyak Dhien

“Pelaku kesal karena korban memotret dirinya lalu mengirimkan foto itu ke grup WhatsApp Nias Marpoyan dengan tulisan RIP (Rest In Peace/seolah-olah sudah meninggal),” ujar Kompol Hendra, Selasa (23/9/2025).

Awalnya, pelaku dan korban bersama-sama minum tuak di warung milik FS, Ahad (21/9/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban mengambil foto pelaku dan mengunggahnya ke grup WhatsApp dengan keterangan "RIP".

Pelaku yang tersinggung sempat menegur korban, namun korban tidak menanggapi. Merasa terus dipermalukan, pelaku pulang ke rumah untuk mengambil sebilah pisau.

 Baca Juga: Turun, Harga Kelapa Sawit Mitra di Riau Pekan Ini Rp3.679 per Kg

Sekitar pukul 18.00 WIB, pelaku kembali ke warung dan langsung menyerang korban dari belakang. Ia memegang kepala korban lalu menusukkan pisau ke bagian dada hingga korban terjatuh bersimbah darah.

Korban sempat dibawa ke RS Mesra, namun nyawanya tidak tertolong. Hasil autopsi memastikan luka tusukan di dada mengenai jantung sehingga menyebabkan kematian.

Tak lama setelah kejadian, pelaku berhasil diamankan di lokasi oleh gabungan personel piket fungsi dan Opsnal Unit Reskrim Polsek Siak Hulu. Pelaku juga mengalami luka pada paha kiri. Menurut polisi, luka itu terjadi karena saat hendak kembali menusuk korban, tubuh pelaku ditarik saksi bernama Ofili Zalukhu sehingga pisau yang diayunkannya mengenai pahanya sendiri.

 Baca Juga: Wujudkan Listrik Andal, EVP MKS Tinjau Pembangunan GI 150 kV Pakning dan SUTT 150 kV KID-Pakning

Kini, pelaku sudah ditahan untuk penyidikan lebih lanjut. Polisi juga menyita barang bukti berupa pisau merek Kolombia dengan sarung hitam serta sepeda motor Honda Beat merah putih bernomor polisi BM 6807 FE.

“Pelaku akan dijerat dengan Pasal 340 jo. 338 KUHP tentang pembunuhan berencana,” tegas Kompol Hendra.(kom)

 

Editor : Edwar Yaman
#polsek siak hulu #tragedi tuak di siak hulu #pembunuhan di siak hulu