KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Kasus pembunuhan yang mengguncang Desa Sendayan, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, kembali menjadi sorotan. Polisi kini terus mendalami motif di balik tewasnya Risman Riyanto (43) yang diduga dibunuh oleh kakak kandungnya sendiri, AK (49).
Pada Sabtu (4/10/2025), tim dari Polsek Kampar melakukan pencarian barang bukti di sekitar lokasi kejadian. Pencarian ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid, guna memperjelas kronologi dan menguatkan pembuktian kasus.
Dalam proses penyisiran, tim berhasil menemukan sejumlah barang bukti yang diyakini berkaitan erat dengan peristiwa pembunuhan tersebut. Barang bukti yang diamankan antara lain.
Surat Keterangan Ganti Kerugian (SKT) atas nama almarhum Risman Riyanto, sebilah pisau bergagang kayu cokelat dengan bercak darah.
Satu unit handphone merek Vivo warna hitam milik tersangka, sepasang sandal merek Savilo warna hitam milik tersangka, satu sandal merek Shion Saoas warna hitam-putih sebelah kiri, sebilah parang dengan ujung patah dan gagang warna biru, sebuah martil, serta satu batang kayu balok sepanjang sekitar satu meter.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid menyampaikan, bahwa pencarian dilakukan secara menyeluruh di area sekitar warung tempat perkelahian hingga ke rumah tersangka.
“Kami melakukan pencarian secara cermat di lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada barang bukti yang terlewat. Semua barang yang kami temukan akan diperiksa secara forensik untuk mengetahui keterkaitannya dengan peristiwa tersebut,” ujar AKP Asdisyah.
Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa pemeriksaan forensik, terutama terhadap senjata tajam yang ditemukan, akan menjadi kunci dalam mengungkap mekanisme kejadian dan motif di balik pembunuhan tersebut.
“Pemeriksaan forensik penting untuk memastikan bagaimana peristiwa terjadi serta mengungkap motif sebenarnya,” tegasnya.
Selain fokus pada proses penyidikan, Kapolsek Kampar juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mengambil tindakan kekerasan dalam menyelesaikan masalah.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Kampar Utara, untuk mengedepankan musyawarah dan solusi damai. Jangan sampai emosi menguasai diri hingga menimbulkan tindakan yang merugikan,” pesan Kapolsek.
AKP Asdisyah juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
“Apabila melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Kami siap melayani dan melindungi masyarakat kapan pun dibutuhkan,” tegasnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Kapolsek mengharapkan penyidikan kasus dapat segera tuntas dan masyarakat Desa Sendayan kembali merasa aman dan kondusif. (kom)
Editor : M. Erizal