Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Merasa Tak Lagi Diinginkan, Sekda Kampar Hambali Pilih Pensiun Dini dan Tolak Evaluasi Jabatan

Kamaruddin • Jumat, 14 November 2025 | 17:05 WIB
Hambali
Hambali

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Hambali menegaskan bahwa ia menolak mengikuti evaluasi jabatan yang dijadwalkan pada Kamis (13/11/2025).

Penolakannya tersebut disampaikan bersamaan dengan pengajuan pensiun dini yang ia ajukan sehari sebelumnya.

Hambali mengatakan keputusan itu diambil karena merasa sudah tidak lagi sejalan dan minim komunikasi dengan Bupati Kampar.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa keberadaannya sebagai Sekda sudah tidak diinginkan.

“Kalau diadakan evaluasi terhadap saya, berarti kan sudah tidak cocok dengan saya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa langkah pensiun dini dipilih untuk menghindari potensi konflik.

“Ibarat dalam bisnis, kalau toke sudah tidak suka sama kita, ya kita menghindar saja,” katanya.

Hambali mengungkapkan bahwa ia belum menerima surat fisik maupun file resmi berupa PDF terkait undangan evaluasi jabatan. Informasi yang ia terima hanya berasal dari salinan PDF yang dikirimkan kepada ajudannya.

Surat pengajuan pensiun dini telah ia sampaikan pada Rabu (12/11/2025), dengan harapan dapat efektif pada 1 Januari 2026. Namun, ia mengaku mendapat informasi dari Kepala BKPSDM bahwa Bupati telah menyetujui pengajuan tersebut, tetapi menginginkan pergantian Sekda dilakukan lebih cepat, yakni pada November 2025.

Hambali menyatakan siap jika harus pensiun lebih cepat, asalkan Bupati mengeluarkan surat penolakan atas pengajuan pensiun sebelumnya agar ia dapat memperbaiki administrasi sesuai ketentuan.

Ia juga mengungkapkan telah berupaya menjalin komunikasi dengan Bupati melalui pesan WhatsApp dan panggilan telepon, namun tidak mendapat respons.

Hambali menyebutkan bahwa dirinya telah berpamitan kepada Gubernur Riau terkait keputusannya, dan mendapat restu penuh dari keluarga.

“Saya ingin pensiun di jabatan Sekda,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kampar, Syarifuddin, belum memberikan penjelasan terkait surat evaluasi jabatan. Saat dihubungi melalui telepon dan pesan WhatsApp, tidak ada respons.

Ketika dikunjungi ke kantornya, baik Kepala maupun Sekretaris BKPSDM juga tidak berada di tempat.(kom)

Editor : M. Erizal
#Sekda kampar hambali #pensiun dini #Hambali #Sekda kampar tolak dievaluasi bupati