Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Viral! Ibu di Kampar Curhat Kendaraan Anaknya Dirusak, Polisi Pastikan Situasi Kondusif dan Mediasi Berjalan

Kamaruddin • Jumat, 21 November 2025 | 00:20 WIB
Tangkapan layar unggahan Facebook memperlihatkan sepeda motor dan mobil truk yang dirusak di area perkebunan kelapa sawit Desa Sinama Nenek, Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Rabu (19/11/2025).
Tangkapan layar unggahan Facebook memperlihatkan sepeda motor dan mobil truk yang dirusak di area perkebunan kelapa sawit Desa Sinama Nenek, Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Rabu (19/11/2025).


KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Media sosial dihebohkan oleh keluhan seorang ibu rumah tangga (IRT) dari Desa Sinama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, yang meminta keadilan atas insiden yang menimpa anaknya.

Melalui akun Facebook bernama Emak Daster, ia mengungkapkan bahwa sepeda motor dan mobil milik anaknya yang digunakan untuk mengangkut tandan buah segar (TBS) sawit dihadang serta dirusak oleh sekitar 40 orang tak dikenal (OTK) di kawasan perkebunan kelapa sawit.

Video dan foto yang diunggahnya dengan cepat menyebar dan memicu perhatian publik.

Dalam unggahannya, sang ibu menyampaikan keresahan karena aksi penghadangan tersebut dinilai meresahkan dan membahayakan warga yang tengah bekerja mencari nafkah.

Menanggapi viralnya kejadian itu, Kapolres Kampar AKBP Bobby Ramadhan S melalui Kapolsek Tapung Hulu, Iptu Riko Rizki Masri, menjelaskan bahwa kasus tersebut saat ini ditangani oleh Polda Riau dan proses hukumnya tengah berjalan.

“TKP sudah kondusif, aman, dan tertib. Pihak kepolisian telah melaksanakan tugas dengan melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Kami juga melakukan langkah-langkah preemtif dan preventif seperti edukasi kamtibmas, himbauan, pengamanan di lokasi, serta patroli rutin,” ujar Iptu Riko, Kamis (20/11/2025).

Kapolsek menambahkan bahwa persoalan ini berkaitan dengan konflik internal koperasi warga Desa Senama Nenek. Karena itu, polisi kini berperan sebagai fasilitator untuk mempertemukan pihak-pihak yang terlibat demi penyelesaian masalah.

“Saat ini kepolisian memfasilitasi mediasi dan penyelesaian konflik antarwarga. Alhamdulillah, sudah ada kesepahaman dan kesepakatan yang dapat dipertanggungjawabkan, serta menunjukkan itikad baik dari kedua belah pihak,” tegasnya.

Dengan langkah-langkah tersebut, kepolisian berharap situasi kamtibmas di wilayah Tapung Hulu tetap terjaga dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.

Editor : M. Erizal
#polres kampar #sinama nenek #kampar #viral medsos #ibu rumah tangga (IRT)